Ia juga meminta seluruh perangkat daerah aktif menggandeng tokoh masyarakat, tokoh masyarakat, guru, ustaz hingga penceramah untuk menyampaikan pesan-pesan bahaya judol di berbagai forum dan kegiatan.
Baca Juga: Dari Batu Bara Hingga Cahaya: PLN UIK Tanjung Jati B Hadirkan Keandalan Listrik Untuk Rakyat
“Nanti kita buat komitmen bersama untuk kampanye bahaya judi online. Ini harus jadi gerakan bersama, tidak bisa dibiarkan,” tegasnya.
Bupati Witiarso Utomo juga menegaskan komitmennya memerangi berbagai bentuk penyakit masyarakat, terlebih saat bulan Ramadan 1447 H mendatang.
Baca Juga: DPR-BGN Sosialisasi Program MBG di Grobogan, Upaya Turunkan Stunting dan Tingkatkan SDM