Heri Pudyatmoko Ajak Anak Muda Jateng Perangi Hoaks, Narkoba dan Radikalisme Digital

photo author
Muh Akhsan, Pantura Network
- Kamis, 16 Juli 2026 | 13:24 WIB
Heri Pudyatmoko Ajak Anak Muda Jateng Perangi Hoaks, Narkoba dan Radikalisme Digital (Istimewa for Pantura Network)
Heri Pudyatmoko Ajak Anak Muda Jateng Perangi Hoaks, Narkoba dan Radikalisme Digital (Istimewa for Pantura Network)

Panturanetwork.com - Perkembangan teknologi informasi telah membuka berbagai peluang bagi generasi muda untuk belajar, berkarya dan berinovasi. Namun di balik kemudahan tersebut, ruang digital juga menghadirkan sejumlah ancaman yang perlu diwaspadai, mulai dari penyebaran hoaks, penyalahgunaan narkoba melalui jaringan daring, hingga penyebaran paham radikalisme yang menyasar kalangan muda.

Fenomena tersebut menjadi tantangan yang perlu dihadapi bersama, mengingat generasi muda merupakan kelompok yang paling aktif memanfaatkan internet dan media sosial dalam kehidupan sehari-hari.

Menanggapi kondisi itu, Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Heri Pudyatmoko, mengajak generasi muda untuk menjadi garda terdepan dalam melawan hoaks, narkoba dan radikalisme digital demi menjaga masa depan bangsa yang lebih baik.

Menurut Heri, anak muda tidak boleh hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga harus menjadi agen perubahan yang mampu menciptakan ruang digital yang sehat, aman dan produktif.

“Generasi muda adalah kelompok yang paling dekat dengan teknologi digital. Karena itu, mereka juga harus menjadi kelompok yang paling siap menghadapi berbagai ancaman yang muncul di ruang digital,” ujarnya.

Politikus Partai Gerindra itu mengatakan, penyebaran informasi palsu atau hoaks masih menjadi persoalan serius di era digital. Menurutnya, kemampuan memverifikasi informasi dan berpikir kritis harus terus diperkuat agar masyarakat tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang menyesatkan.

“Setiap informasi yang diterima harus disaring terlebih dahulu. Jangan sampai kita ikut menyebarkan informasi yang belum jelas kebenarannya karena dampaknya bisa sangat luas,” katanya.

(Kanal youtube Kemendikdasmen)

Selain hoaks, Heri juga mengingatkan bahaya penyalahgunaan narkoba yang kini semakin memanfaatkan perkembangan teknologi untuk menjangkau target yang lebih luas, termasuk kalangan pelajar dan generasi muda.

Ia menilai upaya pencegahan harus dilakukan secara berkelanjutan melalui edukasi, penguatan ketahanan keluarga, serta keterlibatan aktif masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang sehat dan bebas narkoba.

“Narkoba tidak hanya merusak masa depan individu, tetapi juga mengancam kualitas sumber daya manusia yang menjadi aset bangsa,” ujarnya.

Di sisi lain, Heri menyoroti munculnya berbagai bentuk radikalisme digital yang memanfaatkan media sosial dan platform daring untuk menyebarkan ideologi ekstrem kepada kelompok rentan, termasuk anak muda.

Menurutnya, penguatan wawasan kebangsaan, toleransi dan literasi digital menjadi langkah penting untuk mencegah masuknya paham-paham yang bertentangan dengan nilai-nilai kebangsaan.

“Generasi muda harus memiliki kemampuan berpikir kritis dan pemahaman yang kuat terhadap nilai-nilai kebangsaan agar tidak mudah terpengaruh oleh narasi yang memecah belah persatuan,” tegasnya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Muh Akhsan

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X