Mas Wiwit menyebut ada ASN yang terindikasi bermain judol. Hal itu tak hanya merugikan secara ekonomi ASN itu, namun juga menganggu kinerja dan pelayanan abdi negara tersebut.
“Judi online ini sudah masuk ke semua lapisan masyarakat. Ini sangat berbahaya bagi kehidupan dan bahkan ketahanan keluarga. Kita harus lawan bersama,” kata Bupati.
Bupati ingin komitmen perang terhadap judol disemarakkan lewat berbagai kanal baik di dunia nyata maupun maya.
Baca Juga: Sosialisasi Program MBG di Rembang Diperluas, Jadi Investasi Jangka Panjang untuk SDM Unggul
Artikel Terkait
Ratusan Massa Aksi FSPIP Geruduk Kantor Dinas Koperasi, UKM, Tenaga Kerja dan Transmigrasi Jepara, Tuntut Terbitkan Pencatatan PUK FSPIP PT Kanindo
Bupati Ngantor di Desa Batealit, Anak punk Akan Dimasukkan ke Sekolah Rakyat di Jepara, Digembleng Semi Militer
Viral Wisata Hidden Gem di Jepara, Bupati Jepara Siap Benahi Kali Ndayung Jadi Destinasi Wisata Unggulan
UMKM Jepara Sulit Masuk Indomaret & Alfamart, Bupati Jepara Witiarso Utomo : Akan Kita Cek
Pemprov Jateng Salurkan Bantuan 17 Ribu RTLH, Mbah Wagiman Menyambut Hidup Nyaman di Usia Tua