PANTURA NETWORK -- Di tengah suasana hangatnya teh dan jajan tradisional, Mbah Wagiman dan istrinya, Samiyem, tak bisa menyembunyikan kebahagiaan mereka.
Di usia 70 tahun, pasangan suami istri asal Desa Selodoko, Kecamatan Ampel, kini menikmati hidup yang lebih nyaman dan sehat, berkat bantuan dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.
Dulu, rumah Mbah Wagiman adalah contoh nyata dari kondisi yang memprihatinkan. Dengan dinding kayu yang keropos dan atap yang bocor, setiap musim hujan menjadi momok menakutkan bagi mereka.
Baca Juga: UMKM Jepara Sulit Masuk Indomaret & Alfamart, Bupati Jepara Witiarso Utomo : Akan Kita Cek
Kini, setelah menerima bantuan bedah rumah, mereka tinggal di sebuah hunian baru yang berdiri kokoh, berkonsep Ruspin (Rumah Susun Panel Instan).
"Senang, karena rumahnya lebih bagus, nyaman, dan sehat," papar Mbah Samiyem saat ditemui pada Selasa (24/6/25). Dengan bangga, ia menunjukkan setiap sudut rumah yang kini bersih dan terawat.
"Dulu kami selalu was-was, takut rumah roboh. Sekarang, semua kekhawatiran itu hilang," lanjutnya. Mbah Wagiman menambahkan, bantuan dari Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, membawa perubahan besar dalam hidup mereka.
"Terima kasih, Pak Gubernur. Sekarang rumah kami sudah jadi. Nyaman dan sehat," tuturnya penuh syukur.
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, melalui Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Disperakim), berkomitmen untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dengan menargetkan renovasi lebih dari 17 ribu rumah tidak layak huni (RTLH) di tahun 2025.
Kepala Disperakim, Boedyo Dharmawan, menyatakan bahwa program ini meliputi 17.510 unit rumah, dengan rincian 17.000 unit dari Bankeupemdes dan 510 unit backlog.
“Penanganan RTLH masih terus berjalan, dan kami berupaya untuk memastikan setiap warga mendapatkan hunian yang layak,” jelas Boedyo. Selain mengandalkan APBD, dana Corporate Social Responsibility (CSR) dari perusahaan dan lembaga sosial juga dimanfaatkan untuk mendukung program ini.
“Upaya penanganan RTLH ini sejalan dengan arahan Pak Gubernur, dan kami berharap dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat,” tandasnya.
Artikel Terkait
Baznas Jateng Tasharufkan Rp 1,7 Miliar untuk Perbaikan RTLH dan Bantuan Jamban
RTLH di Karanganyar : Andang Komisi D Jateng Tegaskan Pentingnya Inovasi dan Pengawasan
Heri Pudyatmoko Tegaskan Komitmen DPRD Jateng Kawal Renovasi 17 Ribu RTLH
Ahmad Luthfi Optimistis Perbaikan RTLH dan Backlog di Jawa Tengah Tuntas dalam 5 Tahun
Dieng Caldera Race 2025 Diikuti Ribuan Peserta, Pemprov Jateng Siap Perbanyak Event Olahraga