Bupati Ngantor di Desa Batealit, Anak punk Akan Dimasukkan ke Sekolah Rakyat di Jepara, Digembleng Semi Militer

photo author
Muhammad Abdul Wahab, Pantura Network
- Selasa, 24 Juni 2025 | 17:21 WIB
Bupati Jepara Witiarso Utomo bersama Wakil Bupati Jepara Muhammad Ibnu Hajar, Pj Sekda Jepara, Para Asisten Ngantor di Desa Batealit Kecamatan Batealit Kabupaten Jepara  (Ist)
Bupati Jepara Witiarso Utomo bersama Wakil Bupati Jepara Muhammad Ibnu Hajar, Pj Sekda Jepara, Para Asisten Ngantor di Desa Batealit Kecamatan Batealit Kabupaten Jepara (Ist)

Pantura Network.Com, JEPARA- Anak jalanan dan anak punk bakal dimasukkan ke Sekolah Rakyat (SR) di Kabupaten Jepara. Mereka akan digembleng dengan pendidikan semi militer untuk membentuk kepribadian dan karakter yang lebih positif.

 

Baca Juga: Ratusan Massa Aksi FSPIP Geruduk Kantor Dinas Koperasi, UKM, Tenaga Kerja dan Transmigrasi Jepara, Tuntut Terbitkan Pencatatan PUK FSPIP PT Kanindo

 

Hal itu disampaikan Bupati Jepara Witiarso Utomo di sela kegiatan Bupati Ngantor di Desa Batealit, Kecamatan Batealit, Selasa (24/6/2025).

 

Baca Juga: Sosialisasi Program MBG di Rembang Diperluas, Jadi Investasi Jangka Panjang untuk SDM Unggul

 

Mas Wiwit mengatakan kehadiran Sekolah Rakyat memang dimaksudkan untuk memutus mata rantai kemiskinan. Anak-anak kurang mampu termasuk anak punk yang di jalanan termasuk kategori yang butuh penanganan khusus untuk memutus mata rantai tersebut.

 

Baca Juga: Dari Batu Bara Hingga Cahaya: PLN UIK Tanjung Jati B Hadirkan Keandalan Listrik Untuk Rakyat

 

"Informasinya Sekolah Rakyat itu semi militer. Anak punk termasuk yang butuh penanganan khusus," kata Mas Wiwit.

 

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Muhammad Abdul Wahab

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X