“Kalau rusuh, yang rugi semua pihak. Mari kita jaga suasana kondusif dan menyalurkan aspirasi melalui mekanisme yang tepat,” ujarnya.
Meski gedung DPRD mengalami kerusakan, Agus memastikan kegiatan legislatif tetap berjalan.
Baca Juga: Sempat Amankan 47 Peserta Aksi Anarkis, Polisi Lepas 38 Termasuk 5 Dibawah Umur
Saat ini, sekretariat DPRD sementara menempati musala dan gerai UMKM untuk mendukung kelancaran tugas. Agenda DPRD, termasuk pembahasan ranperda dan paripurna RAPBD, tetap dijalankan sesuai jadwal.
Baca Juga: Apel Serentak, Bupati Jepara Witiarso Utomo Tekankan Penguatan Karakter dan Etika Digital
“Apabila ruang paripurna belum bisa digunakan, DPRD akan memanfaatkan alternatif tempat seperti Gedung Shima Setda, Aula Sultan Hadlirin Gedung OPD Bersama, atau ruang serbaguna di pengadilan. Kami akan tetap melaksanakan sesuai rencana, meski dengan segala keterbatasan,” tegas Agus.