Pantura Network.Com, JEPARA– Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Jepara bersama tokoh agama, organisasi pemuda, pelajar, mahasiswa, serta berbagai organisasi masyarakat menggelar deklarasi tolak anarkisme di Pendopo Kartini, Selasa (2/9/2025).
Baca Juga: Mahasiswa Magang Asal Desa Kaligarang Jepara Ditemukan Meninggal Dunia di Tanjung Palas Dumai
Langkah ini sebagai komitmen bersama menjaga keamanan dan kondusivitas daerah pasca aksi massa yang berujung perusakan dan penjarahan gedung DPRD Jepara pada Minggu (31/8/2025) dini hari.
Baca Juga: Upacara Harlah ke-80, Kajati Hendro Bacakan Amanat Jaksa Agung dan 7 Perintah Harian Jaksa Agung
Dalam kegiatan tersebut, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan perwakilan mahasiswa turut menyampaikan pandangannya terkait aksi massa rusuh itu.
Baca Juga: Gubernur Ahmad Luthfi: Pekalongan Telah Kondusif, Layanan Masyarakat Berjalan Normal
Mereka sepakat bahwa aksi anarkis tidak sejalan dengan budaya Jepara yang menjunjung nilai guyub rukun dan musyawarah.
Artikel Terkait
Wagub Taj Yasin: Teladani Maulid, Masalah Hadapi dengan Cinta Bukan Kekerasan dan Penjarahan
Kongres X LMND Di Kota Mataram, Perkuat Tradisi Gerakan Mahasiswa Berpihak Pada Kepentingan Rakyat
Gubernur Ahmad Luthfi: Pekalongan Telah Kondusif, Layanan Masyarakat Berjalan Normal
Upacara Harlah ke-80, Kajati Hendro Bacakan Amanat Jaksa Agung dan 7 Perintah Harian Jaksa Agung
Mahasiswa Magang Asal Desa Kaligarang Jepara Ditemukan Meninggal Dunia di Tanjung Palas Dumai