Pantura Network.Com, JEPARA- Berbagai elemen di Kabupaten Jepara mulai dari komunitas lintas agama hingga ormas kepemudaan komitmen satu suara untuk menjaga situasi kondusif di Kota Ukir.
Masyarakat juga diimbau tak terprovokasi dengan ajakan bahkan hasutan yang berusaha membenturkan antarberbagai elemen yang ujungnya merugikan kepentingan daerah hingga Indonesia.
Baca Juga: Membangun Budaya Sekolah Ramah Anak sebagai Media Internalisasi Nilai Karakter
Ketua Tanfidziah PCNU Jepara KH Charis Rohman mengatakan prihatin dengan aksi massa yang terjadi Sabtu (30/8) hingga Minggu (31/8) dinihari WIB.
Baca Juga: Laga Seru Berakhir Imbang : Persijap Jepara dan Arema FC Gagal Menemukan Kemenangan
Sebab unjuk rasa yang semua wujud solidaritas terhadap driver ojol Affan Kurniawan berubah menjadi aksi anarkis bahkan disertai penjarahan aset daerah.