PANTURA NETWORK -- Tragedi kerusuhan yang berujung pada pembakaran Gedung DPRD Kabupaten Jepara (31/8/2025) lalu masih menyisakan luka mendalam. Tak hanya bangunan dan fasilitas kantor yang luluh lantak dilalap api, insiden tersebut juga merenggut sarana vital milik karyawan, khususnya tenaga cleaning service yang selama ini menjadi bagian penting roda pelayanan DPRD.
Di tengah proses pemulihan paska kejadian, kepedulian justru lahir dari internal lembaga legislatif. Para anggota DPRD Kabupaten Jepara secara kolektif berinisiatif melakukan iuran sukarela sebagai bentuk empati dan tanggung jawab moral terhadap karyawan yang terdampak langsung.
Hasilnya, DPRD Jepara merealisasikan bantuan konkret berupa tiga unit sepeda motor sebagai pengganti kendaraan pribadi karyawan yang hangus terbakar saat kerusuhan.
Sewaktu peristiwa pembakaran tersebut, tercatat tiga kendaraan milik tenaga cleaning service menjadi korban, masing-masing satu unit Yamaha Mio, Supra Hukaido, dan Kawasaki Blitz R.
Melalui iuran sukarela anggota dewan, bantuan diwujudkan dalam bentuk dua unit sepeda motor Honda Supra dan satu unit sepeda motor Suzuki Spin matic, yang diserahkan langsung kepada para penerima agar dapat segera digunakan untuk menunjang aktivitas sehari-hari.
Ketua DPRD Kabupaten Jepara, Agus Sutisna menegaskan, langkah tersebut bukan sekadar bantuan materi, melainkan wujud nyata kepedulian lembaga terhadap karyawan yang selama ini setia menjalankan tugasnya.
Baca Juga: Gubernur Ahmad Luthfi Dorong Ginsi Perkuat Kontribusi Ekonomi Wilayah
"Ini adalah bentuk empati kami kepada teman-teman karyawan yang terdampak aksi pembakaran gedung DPRD. Kami memahami bahwa kendaraan bukan hanya alat transportasi, tetapi penopang utama aktivitas dan penghidupan sehari-hari. Semoga bantuan ini dapat meringankan beban dan menjadi penyemangat," papar Agus, Kamis (18/12/2025).
Senada, Kepala Bagian Umum Sekretariat DPRD Jepara, Andi Nadjamudin menyampaikan apresiasi atas inisiatif dan kekompakan para anggota dewan. Menurutnya, tenaga cleaning service memiliki peran vital dalam menjaga kelancaran aktivitas DPRD selama ini.
"Tiga tenaga cleaning service menjadi korban langsung dalam kebakaran tersebut. Karena itu, anggota dewan sepakat memberikan bantuan dalam bentuk kendaraan, bukan uang, agar bisa langsung dimanfaatkan untuk bekerja dan beraktivitas," pungkas Andi.
Artikel Terkait
Pekerja Campursari Jepara Mengeluh Nganggur, Kecam Aksi Mahasiswa yang berujung Anarkis, Bakar dan Jarah Gedung DPRD Jepara
Usai Insiden Pengerusakan Gedung DPRD Jepara, Rapat Paripurna Perdana Berlangsung di Gedung Shima
Cabor Petanque POPDA 2025, Ketua DPRD Jepara : Masa Depan Semakin Cerah
Rapat Paripurna DPRD Jepara Sahkan APBD 2026, Ini Detail Struktur dan Catatan Fraksi
Ketua DPRD Jepara Sahkan Revisi Perda PDRD, Tarif Disesuaikan dan Layanan Publik Ditingkatkan