PANTURA NETWORK -- Bupati Jepara Witiarso Utomo (Wiwit) memimpin langsung percepatan pembangunan infrastruktur di seluruh wilayah Kabupaten Jepara. Dia membuktikan Jepara Mulus tak hanya retorikan dan angan, tetapi benar-benar kenyataan.
Mulus sendiri akronim dari Makmur, Unggul, Lestari, dan Religius.
Dengan komitmen kuat membenahi fondasi ekonomi daerah, Wiwit menegaskan bahwa tahun 2025 menjadi tahun gas pol untuk membangun konektivitas antarkecamatan melalui perbaikan jalan, irigasi, dan drainase secara menyeluruh.
Baca Juga: Pengajian Akbar Jepara Jadi Momentum Doa Bersama untuk Kedamaian dan Keselamatan Jawa Tengah
Sejak awal tahun, suara alat berat—vibro roller, excavator, mixer beton, hingga truk material—mengisi banyak kecamatan dari pagi hingga petang. Dari Welahan sampai Donorojo, dari Nalumsari hingga Bangsri, pembangunan berlangsung paralel. Jepara kini tampak seperti “bengkel raksasa” yang bergerak tanpa jeda.
Instruksi Tegas Bupati: Infrastruktur Harus Selesai, Ekonomi Harus Bergerak
Bupati Wiwit menyebut pembangunan infrastruktur bukan sekadar proyek fisik, tetapi strategi mempercepat pertumbuhan ekonomi dan pemerataan pelayanan publik.
Baca Juga: Menteri UMKM Tegaskan KUR Harus Tepat Salur dan Bertanggung Jawab
“Tahun ini tidak ada kompromi. Jalan harus mulus, irigasi harus lancar, dan akses antarwilayah harus tersambung. Ini kebutuhan dasar warga Jepara,” tegas Wiwit.
Untuk itu, Pemkab Jepara menggelontorkan Rp 40 miliar untuk proyek infrastruktur 2025, mencakup: Pembangunan drainase: Rp 12,3 miliar. Rehabilitasi jembatan: Rp 4,5 miliar. Pembangunan jalan: Rp 6,9 miliar. Pemeliharaan rutin & berkala: ± Rp 11,3 miliar
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Jepara, Heri Yulianto, menegaskan bahwa pada tahun 2025 Pemerintah Kabupaten Jepara mengalokasikan anggaran sebesar Rp40 miliar untuk pembangunan dan pemeliharaan jalan, termasuk perbaikan sistem drainase.
Baca Juga: Pemprov Jateng Dalami Masukan Masyarakat Terkait Enam Hari Sekolah
“Sementara itu, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menyiapkan Rp37 miliar untuk perbaikan jalan provinsi di wilayah Jepara, serta anggaran terpisah sebesar Rp143 miliar untuk pekerjaan overlay sepanjang 77,43 kilometer,” imbuh Heri.
Selain APBD Jepara, dukungan Provinsi Jawa Tengah menambah tenaga dengan paket pekerjaan jalan senilai ± Rp 37 miliar, termasuk overlay puluhan kilometer di jalur strategis.
Artikel Terkait
Paripurna Bahas Perubahan KUA-PPAS 2025, Targetkan Jepara MULUS
Wujudkan Percepatan Jepara Mulus, Bupati Jepara Witiarso Utomo Temui Kepala BBPJN Dorong Peningkatan Jalan di Karimunjawa dan Wilayah Pertanian
Ketua Komisi D DPRD Kabupaten Jepara Andi Andong Pastikan 47 Ruas Jalan Jepara Mulus Tahun 2026, Kaliaman - Bondo Dianggarkan Rp 4,9 Miliar
Bupati Jepara Witiarso Utomo Resmi Lantik Pengurus Dewan Pendidikan dan FKUB Jepara, Ajak Sinergi Menuju Jepara Mulus
Perlu Pejabat Baru Jalankan Program Jepara Mulus, 23 Pejabat Eselon II Pemkab Jepara Ikuti Assessment