Pemkab Jepara Buka Hotline Aduan Program Makan Bergizi Gratis, Pastikan Tepat Sasaran dan Transparan

photo author
Marko Komar, Pantura Network
- Selasa, 14 Oktober 2025 | 18:44 WIB
Wakil Bupati Jepara, Ibnu Hajar saat mengecek salah satu dapur MBG di Jepara, belum lama ini. (Istimewa for Pantura Network)
Wakil Bupati Jepara, Ibnu Hajar saat mengecek salah satu dapur MBG di Jepara, belum lama ini. (Istimewa for Pantura Network)

PANTURA NETWORK -- Pemerintah Kabupaten Jepara resmi membuka saluran aduan khusus untuk Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Langkah ini menjadi bentuk keseriusan daerah dalam memastikan pelaksanaan program nasional tersebut berjalan tepat sasaran, transparan, dan sesuai standar gizi.

Layanan aduan masyarakat dapat diakses melalui Hotline MBG Jepara di nomor 0823-1396-7280.

Bupati Jepara Witiarso Utomo menegaskan bahwa pembukaan saluran ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah untuk menjamin manfaat program benar-benar dirasakan oleh warga yang berhak.

Baca Juga: Cerita Inspiratif Tri dan Nurwati: Sajikan Ribuan Porsi Makan Bergizi untuk Anak Sekolah dan Bantu Ekonomi Keluarga

“Kami ingin memastikan program MBG benar-benar dirasakan masyarakat. Setiap laporan akan kami tindaklanjuti demi perbaikan dan peningkatan kualitas layanan,” ujar Witiarso, Selasa (14/10/2025).

Menurutnya, inisiatif ini juga menjadi bentuk dukungan daerah terhadap kesuksesan program unggulan Presiden Prabowo Subianto, yang menitikberatkan pada pemenuhan gizi masyarakat dan anak usia sekolah.

Witiarso menyebut pembukaan hotline MBG bukan sekadar saluran komunikasi, tetapi juga manifestasi transparansi dan akuntabilitas publik.

Baca Juga: Bupati Jepara Lanjutkan Program 'Ngantor di Desa' Jilid II, Fokus ke Aksi Nyata di Lapangan

“Kami berharap warga tidak ragu untuk menyampaikan laporan atau saran melalui hotline yang sudah kami siapkan. Kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat menjadi kunci agar program ini benar-benar membawa dampak positif,” katanya.

Ia juga mengingatkan agar semua pihak yang terlibat di lapangan, termasuk sekolah dan petugas penyedia pangan, aktif menindaklanjuti setiap masukan dari masyarakat.

“Jika orang tua murid menyampaikan keluhan kepada guru, maka SPPG harus mau mendengar dan menindaklanjutinya. Teruslah berkoordinasi dengan dinas kesehatan terkait kebersihan lingkungan, makanan, dan sarana pendukung lainnya,” pungkasnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Marko Komar

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X