Baca Juga: Universitas BPD Semarang Dorong Pemberdayaan Perempuan Lewat Bank Sampah di Lamper Lor
“Seluruh kepala SPPG sudah mendapat pendidikan selama 3–7 bulan dan dibimbing oleh ahli gizi. Menu disusun berdasarkan perhitungan gizi yang tepat agar makanan yang diberikan aman, bergizi, dan layak konsumsi,” tegasnya.
Dalam pelatihan tersebut, peserta juga diberikan materi tentang cemaran pangan dan penyakit bawaan pangan, yang meliputi cemaran fisik, biologi, kimia, serta alergen. Mereka dibekali cara pencegahan, seperti menjaga kebersihan alat dan bahan, menghindari penggunaan zat berbahaya, serta menerapkan sanitasi dan penyimpanan pangan yang tepat.
Pemerintah Kabupaten Demak berharap, melalui pelatihan ini bisa mewujudkan Demak Sehat dan Bebas Keracunan Pangan, sekaligus mendukung program nasional menuju Indonesia Emas 2045.
Artikel Terkait
Genjot Program Makan Bergizi Gratis, Pemprov Jateng Tambah 105 SPPG Baru
Resmikan Gedung SPPG, Gubernur Jateng Ingin Percepat Program MBG
Gubernur Jateng Ahmad Luthfi Resmikan SPPG At-Taqwa, Jateng Perkuat MBG
Pastikan Kualitas Makanan Bergizi untuk Anak-Anak, Gus Hajar Tinjau SPPG
Gubernur-Kapolri Cek SPPG di Jateng, Serap 80% Pekerja Lokal dan Panen Petani