Pastikan Kualitas Makanan Bergizi untuk Anak-Anak, Gus Hajar Tinjau SPPG

photo author
Marko Komar, Pantura Network
- Selasa, 23 September 2025 | 16:11 WIB
TINJAU : Wakil Bupati Jepara, Ibnu Hajar (Gus Hajar) tinjau salah satu lokasi SPPG di Jepara, Selasa (23/9/2025). (Istimewa for Pantura Network)
TINJAU : Wakil Bupati Jepara, Ibnu Hajar (Gus Hajar) tinjau salah satu lokasi SPPG di Jepara, Selasa (23/9/2025). (Istimewa for Pantura Network)

PANTURA NETWORK -- Wakil Bupati Jepara, Muhammad Ibnu Hajar, yang akrab disapa Gus Hajar, melakukan peninjauan ke Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kecamatan Pecangaan, Selasa (23/9/2025).

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya untuk memastikan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di sekolah-sekolah, yang bekerjasama dengan Badan Gizi Nasional (BGN).

Dalam kunjungan ini, Gus Hajar mengunjungi lima lokasi SPPG, termasuk SPPG Pecangaan Kulon dengan 2.666 penerima manfaat, SPPG Pulodarat yang melayani 3.537 penerima manfaat di 23 sekolah.

Baca Juga: Kolaborasi Strategis, Pemprov Jateng Jalin Kerjasama Soegijapranata Catholic University dalam Mengentaskan Kemiskinan

Kemudian, SPPG Krasak Pecangaan dengan 3.094 penerima manfaat dari 27 sekolah, SPPG Pecangaan Kulon RT 01 RW 05 yang memiliki 3.609 penerima manfaat dari 13 sekolah, dan SPPG Troso dengan 3.205 penerima manfaat dari 30 sekolah.

Sebagai Ketua Satuan Tugas (SATGAS) Percepatan Program Makan Bergizi Gratis Kabupaten Jepara, Gus Hajar menekankan pentingnya menjaga kualitas menu makanan yang disajikan di sekolah-sekolah.

"Kami minta kepada semua penyedia MBG agar menjaga kualitas makanan dan memastikan layak konsumsi," tegas Gus Hajar saat memberikan arahan.

Baca Juga: Nawal Arafah Yasin Komitmen TP Posyandu Penuhi Pelayanan Terpadu

Gus Hajar juga mengingatkan bahwa keamanan pangan adalah hal yang tidak dapat ditawar. Dengan adanya media sosial sebagai alat penyebar informasi, ia mengajak setiap SPPG untuk membuat konten edukatif dan inspiratif.

"Kami tidak ingin ada kejadian viral, seperti di tempat lain, akibat menu MBG yang disajikan sudah kadaluarsa dan menyebabkan keracunan," ujarnya.

Untuk menghindari kejadian yang merugikan, Gus Hajar menyarankan agar menu makanan bergizi yang disajikan kepada anak-anak selalu bervariasi. "Usahakan menunya selalu berganti-ganti, supaya anak-anak tidak bosan," pungkasnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Marko Komar

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X