Namun aktivitas motoran selama lima menit itu terbayar dengan pesona Kali Ndayung. Sungai ini dipenuhi bebatuan besar dengan air jernih yang mengalir dari atas ke bawah.
Baca Juga: Dari Batu Bara Hingga Cahaya: PLN UIK Tanjung Jati B Hadirkan Keandalan Listrik Untuk Rakyat
Di sekelilingnya terlihat pepohonan hijau menjulang tinggi. Suara burung dan serangga menambah syahdu suasana di Kali Ndayung.
Bupati dan rombongan tak hanya meninjau dan menikmati keindahan alam Kali Ndayunf. Orang nomor satu di Jepara itu juga melepas bibit ikan sebagai bentuk dukungan terhadap ekosistem dan daya tarik wisata alam yang dikelola oleh BUMDes Batealit tersebut.
Baca Juga: Dieng Caldera Race 2025 Diikuti Ribuan Peserta, Pemprov Jateng Siap Perbanyak Event Olahraga
"Ini adalah salah satu destinasi wisata yang luar biasa di Desa Batealit. Sudah viral, dan keindahannya benar-benar alami. Tapi karena status lahan milik Perhutani, kita akan diskusikan lebih lanjut agar bisa kita kelola," ujar Bupati Witiarso.
Artikel Terkait
Bupati Jepara Witiarso Utomo Bertemu Wamensos RI Agus Jabo Priyono, Siap Sinergi Bangun Sekolah Rakyat dan Validasi Data PBI JK
Dari Batu Bara Hingga Cahaya: PLN UIK Tanjung Jati B Hadirkan Keandalan Listrik Untuk Rakyat
Sosialisasi Program MBG di Rembang Diperluas, Jadi Investasi Jangka Panjang untuk SDM Unggul
Ratusan Massa Aksi FSPIP Geruduk Kantor Dinas Koperasi, UKM, Tenaga Kerja dan Transmigrasi Jepara, Tuntut Terbitkan Pencatatan PUK FSPIP PT Kanindo
Bupati Ngantor di Desa Batealit, Anak punk Akan Dimasukkan ke Sekolah Rakyat di Jepara, Digembleng Semi Militer