“Potensi energi terbarukan ini harus dimanfaatkan maksimal. Kita ingin masyarakat mendapatkan manfaat langsung dari inovasi ramah lingkungan ini,” tambahnya.
Ketua Kelompok Tani Makmur 2 Desa Bucu, Mulyono mengatakan Wisata Edukasi Biogas Taruma sudah beroperasi sejak 2023. Saat ini, biogas yang dihasilkan dari kotoran 17 sapi yang dipelihara kelompoknya sudah dimanfaatkan oleh 5 KK warga sekitar. Warga memanfaatkan biogas itu dengan gratis.
Pihaknya siap menyokong wisata edukasi pelajar di Kota Ukir. Para pelajar bisa belajar beternak dan menghasilkan energi dari kotoran sapi.
"Jadi wisatanya tidak hanya senang-senang tapi juga ada sisi pembelajarannya. Tadi kami juga mengajukan ke Bupati Jepara agar ada bantuan lagi dari pemerintah sehingga jumlah sapi bisa lebih banyak sehingga manfaat dari aktivitas ini dapat dirasakan masyarakat," tandasnya.***
Artikel Terkait
Heri Pudyatmoko Tegaskan Komitmen DPRD Jateng Kawal Renovasi 17 Ribu RTLH
Mas Wiwit Komitmen Wujudkan Zona Integritas
Karena Baru Pertama Kali, Penembak Guru Madrasah Jepara Cuma Dihukum Dua Tahun Penjara
Berkat Konsolidasi Pengadaan, Pemprov Jateng Efisien Anggaran 30 Persen, Gus Yasin : Kami akan Lebih Optimal
Strategi Gubernur Jateng Gaet Investor Bikin Pemerintah Pusat Bisa Tidur Nyenyak