daerah

Hadir Sejak Hari Pertama, Ini Deretan Langkah Pemprov Jateng Tangani Banjir Semarang dan Demak

Selasa, 28 Oktober 2025 | 12:48 WIB
Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin di Genuk Kota Semarang dan Sayung Kabupaten Demak, Senin (27/10/2025). (Istimewa for Pantura Network)

Baca Juga: Ahmad Luthfi Sambut Positif Ekspansi Korrun Group, Serap 20 Ribu Tenaga Kerja Jateng

Sebelum turun ke lokasi, Ahmad Luthfi dan Taj Yasin sudah memerintahkan kepala OPD untuk mendampingi masyarakat. Solusi tentunya menjadi prioritas atas bencana yang sedang terjadi.

Misalnya, BPBD Jateng terjun semenjak hari pertama banjir. Bantuan logistik diturunkan, evakuasi bagi warga yang kena banjir juga dilakukan. BPBD Jateng juga berkoordinasi dengan BPBD kabupaten Demak dan Kota Semarang untuk pengadaan dapur umum.

Dinas Pusdataru Jateng juga melakukan hal yang sama. Mendapatkan instruksi dari Gubernur, mereka langsung melakukan penyedotan air dan dialihkan ke sungai. Namun upaya itu tak mudah, karena curah hujan turun begitu deras.

Baca Juga: Kinerja Solid Kuartal III 2025, Bank Mandiri Perkokoh Peran sebagai Penggerak Pertumbuhan Ekonomi Nasional

Penambahan pompa dikerahkan. Setidaknya ada delapan pompa yang diperkirakan dapat menyedot air hingga 1.900 liter per second dan aktif selama 24 jam.

Delapan pompa tersebut terpasang di sejumlah titik. Satu pompa di Kali Tenggang, dua di daerah Terboyo dan tiga di Kali Sringin. 

Sementara dua pompa akan dipasang di titik efektif untuk melakukan pembuangan air genangan bekerja sama dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS). Dua pompa tambahan ini berasal dari Balai PSDA yang berada di Tegal dan Kudus.

Baca Juga: Akhir Tahun Makin Meriah, Daihatsu Siapkan Hadiah 9 Mobil dan Emas Lewat DAIFEST 2025

Pihak BBWS Pemali Juana juga sedang melakukan upgrade pompa yang tadinya berbahan bakar solar menjadi bahan bakar listrik. Tujuannya agar bisa beroperasi sewaktu-waktu selama 24 jam. 

Dinas Sosial Jateng membagikan makankan dan minuman kepada para sopir truk dan pengendara kendaraan lain yang terjebak kemacetan di Jalan Raya Kaligawe, Semarang. Setiap kali turun ke jalanan, tim membagikan 250-300 paket makan dan minum. Menunya juga enak. 

Kemudian Dishub Jateng yang mencoba melakukan rekayasa lalu lintas. Selanjutnya Dinas Kesehatan turun melakukan pengecekan kesehatan pada masyarakat yang dilanda banjir. Semuanya atas perintah Gubernur Ahmad Luthfi dan Wagub Taj Yasin Maimoen. (*)

Halaman:

Tags

Terkini