Hadir Sejak Hari Pertama, Ini Deretan Langkah Pemprov Jateng Tangani Banjir Semarang dan Demak

photo author
Marko Komar, Pantura Network
- Selasa, 28 Oktober 2025 | 12:48 WIB
Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin di Genuk Kota Semarang dan Sayung Kabupaten Demak, Senin (27/10/2025). (Istimewa for Pantura Network)
Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin di Genuk Kota Semarang dan Sayung Kabupaten Demak, Senin (27/10/2025). (Istimewa for Pantura Network)

PANTURA NETWORK -- Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi dan Wakil Gubernur Taj Yasin Maimoen terjun langsung di hari ke-6 banjir yang melanda sejumlah wilayah di Semarang dan Demak. Namun secara kebijakan, keduanya telah hadir semenjak hari pertama banjir melanda, Rabu, 22 Oktober 2025.

Penyusutan genangan banjir salah satunya juga karena kebijakan keduanya yang langsung memerintahkan OPD terkait untuk bekerja. Selain menurunnya curah hujan di lokasi.

Pada Senin 27 Oktober 2025, pasangan pemenang Pilkada 2024 itu turun bersama. Bedanya, Ahmad Luthfi turun di Genuk (Semarang) dan Sayung (Demak). Adapun Taj Yasin Maimoen di Kali Sringin dan kali Tenggang, Kota Semarang. 

Baca Juga: Dukung Proyek Strategis Nasional, Jateng Jadi Provinsi Pertama Serahkan SK Buffer Zone Kilang Pertamina

Mereka mengecek sungai maupun jalan yang sesungguhnya "milik" Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemen-PUPR).

Apa yang mereka lakukan? Keduanya langsung to the point untuk penyelesaian masalah. Gubernur Ahmad Luthfi setidaknya melakukan 3 hal di hari ini. 

Pertama, penyerahan bantuan. Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menyalurkan bantuan sebesar Rp 410.453.526 untuk korban banjir di Kecamatan Genuk, Kota Semarang. Adapun bantuan tersebut terdiri dari logistik makanan dan non makanan, beras 2,5 ton, dan obat-obatan.

Baca Juga: Dari Bantuan Warga hingga Sodetan Sungai, Ini Aksi Cepat Pemprov Jateng Atasi Banjir Semarang dan Demak

Kedua, ia memastikan bahwa upaya penanganan di lapangan berjalan optimal. pembuatan sodetan di Sungai Sayung di Kabupaten Demak sebagai solusi jangka pendek untuk mengurangi genangan air di Demak, tepatnya di kawasan industri Polytron. Perlu diketahui, titik ini juga menjadi genangan terarah saat rob melanda. Bahkan beberapa waktu lalu Menteri PUPR hadir langsung di lokasi.

“Sudah beberapa kali jalan ditinggikan, tapi ternyata tidak menyelesaikan persoalan. Karena itu kita cari terobosan baru dengan membuat sodetan yang mengalirkan air langsung ke sungai,” kata Gubernur Ahmad Luthfi.

Ketiga, Ahmad Luthfi meminta jajaranya segera melakukan rekayasa cuaca agar curah hujan menurun, sehingga penanganan banjir bisa lebih optimal.

Baca Juga: Ribuan Peserta Ikuti Immoderma Wellness Day, Kampanye Sehat dan Cantik Semakin Direspons Positif

Sementara itu, Wagub Taj Yasin meninjau situasi di rumah pompa di Kali Sringin dan Kali Tenggang, Kota Semarang. Wagub ingin memastikan pompa-pompa berfungsi dengan baik dan air dapat dibuang ke kolam retensi di kawasan tersebut.

Dalam peninjauan, Taj Yasin mengatakan kolam retensi tepatnya di Terboyo dan Sriwulan sudah berfungsi, namun masih belum optimal karena sistem pembuangan air belum dilengkapi pompa.

“Kita segera koordinasi dengan Kementerian PU ya untuk mempercepat pengadaan pompa. Setelah itu, kita baru berupaya mencari pompanya, karena pompa milik Pemprov maupun BBWS, saat ini sudah difokuskan untuk menyedot air di darat agar bisa dibuang ke laut,” kata Taj Yasin.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Marko Komar

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X