Pihaknya berupaya menjaga komitmen untuk terus memberikan kualitas dan kehigienisan makanan yang disalurkan melalui program MBG.
Setiap proses, mulai dari penerimaan bahan baku hingga pendistribusian, dilakukan sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP) yang ditetapkan Badan Gizi Nasional (BGN).
Baca Juga: Ringankan Beban, Orang Tua Siswa di Magelang Tak Khawatir Menu MBG
“Dari karyawan datang saja sudah ada jalur masuk khusus. Mereka wajib berganti pakaian, menggunakan alas kaki bersih, hairnet atau penutup kepala, masker, dan sarung tangan,” ujar Maulidhina.
Menurutnya, langkah tersebut dilakukan untuk memastikan tidak ada kontaminasi dalam proses produksi.
“Kami menjaga kehigienisan baik dari makanan maupun dari para relawan sendiri,” ujarnya.
Baca Juga: Dapur MBG Bibit Waluyo Gunakan Teknologi Canggih, Sajikan Ribuan Porsi Setiap Hari
Setiap harinya, dapur SPPG Jati memproduksi sekitar 3.700 porsi makanan. Jumlah itu mencakup kebutuhan makan bagi siswa dari 15 sekolah serta posyandu ibu hamil dan menyusui di wilayah sekitar.
Untuk menjamin keamanan pangan, bahan baku yang masuk ke dapur SPPG Jati dipastikan berasal dari supplier terpercaya. Setiap bahan yang datang juga disortir ulang oleh tim prepare.
“Kami pastikan kualitasnya bagus dan disimpan sesuai suhu yang dianjurkan. Proses masaknya juga harus benar-benar matang. Distribusi pun tidak lebih dari dua jam setelah masak,” katanya.
Baca Juga: Gus Yasin Buka Pekan Madaris, NU Jateng Tegaskan Komitmen Membangun Pendidikan Berkarakter
Menariknya, anak-anak penerima program MBG juga dapat memberikan masukan terhadap menu harian. “Request masuk hampir setiap hari,” kata Maulidhina.
Namun, tidak semua permintaan langsung dipenuhi. Tim ahli gizi akan memodifikasi permintaan agar tetap sehat dan bergizi.
“Misalnya anak-anak minta burger, kami modifikasi dengan bahan bergizi. Rotinya tetap roti burger, tapi isiannya diganti dengan telur ceplok atau ayam katsu dan sayur segar agar gizinya tetap seimbang,” ungkapnya.
Baca Juga: Menko Pangan RI Kagum, Program PNM Bantu Gizi dan Ekonomi Keluarga Nasabah