Baca Juga: Pariwisata Jateng Makin Terbuka, Taj Yasin Resmikan Penerbangan Semarang–Kuala Lumpur
"Awalnya dia takut, tetapi setelah satu malam di pesantren, pandangannya berubah. Dia merasakan keramahtamahan dan toleransi yang membuatnya merasa aman," kenangnya.
Acara berakhir dengan doa bersama untuk Jepara dan Indonesia, agar tetap aman, damai, dan sejahtera. Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga langkah konkret menuju masyarakat yang saling menghargai dan memahami.