Ia menilai bahwa pengenalan pencak silat di sekolah-sekolah tidak hanya akan membentuk karakter generasi muda, tetapi juga meningkatkan kekuatan mental dan budi pekerti mereka.
"Pak gubernur tadi perintahnya sudah sangat jelas: menjadikan pencak silat bagian dari pelajaran di SMA. Saya harapkan juga ini bisa dilakukan dalam skala yang lebih besar di nasional," kata Sugiono.
Kemudian, Ketua Pengprov IPSI Jateng, Harry Nuryanto, menyambut positif usulan Gubernur Ahmad Luthfi.
Ia menegaskan bahwa IPSI Jateng akan segera menindaklanjuti usulan tersebut dengan menyusun roadmap yang melibatkan seluruh padepokan pencak silat di Jawa Tengah.
"Memang kita harus nguri-uri budaya kita. Pencak silat merupakan warisan budaya, dan saya harap ini bisa dimengerti dan dikenalkan kepada seluruh lapisan masyarakat. Kami berharap melalui Gubernur, ini bisa dimasukkan ke dalam ekstrakurikuler di sekolah-sekolah yang ada di Jawa Tengah," pungkas Nuryanto.