daerah

Gubernur Ahmad Luthfi Serukan Kebersamaan dalam Pembangunan Jawa Tengah

Minggu, 27 Juli 2025 | 00:48 WIB
Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi (kanan). (Istimewa for Pantura Network)

PANTURA NETWORK -- Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, menegaskan pentingnya kebersamaan dalam mempercepat pembangunan di wilayahnya.

Pernyataan tersebut disampaikan saat peluncuran buku dan penyerahan penghargaan kepada 75 tokoh pamomong Jawa Tengah oleh Suara Merdeka Network (SMN) di Gedung Gardhika Bhakti Praja, Semarang, Jumat (25/7/2025) malam.

Luthfi menekankan bahwa keberhasilan pembangunan tidak dapat dicapai dengan pendekatan ego sektoral.

Baca Juga: Sekda Jateng Dorong Pengembangan Sport Tourism untuk Tingkatkan Perekonomian Daerah

"Dalam membangun Jawa Tengah, kita tidak bisa bekerja sendiri. Kita perlu saling bergandeng tangan dan berkolaborasi sesuai dengan peran masing-masing," tegasnya.

Gubernur Luthfi menegaskan bahwa akselerasi pembangunan hanya dapat terwujud jika seluruh elemen masyarakat bergerak bersama. "Together we can," ungkapnya.

Ia menyebutkan bahwa integrasi antara pemerintah pusat, provinsi, kabupaten/kota, dan desa sangatlah vital.

Baca Juga: Ciptakan Iklim Investasi Kondusif, Pemprov Jateng Bentuk Satgas Antipremanisme

"Kerja sama dengan berbagai pihak, termasuk akademisi, adalah langkah strategis yang telah kami ambil. Saat ini, Pemprov Jateng telah menjalin kolaborasi dengan 44 rektor perguruan tinggi di Jawa Tengah," tutur Luthfi.

Selain itu, ia juga melibatkan anggota DPR RI dapil Jateng dan seluruh anggota DPRD Jateng melalui Forum Senayan dan Forum Berlian.

Dalam upaya memperkuat kolaborasi, Gubernur Luthfi mengajak putra daerah yang kini menjabat sebagai pejabat publik nasional untuk turut berkontribusi dalam pembangunan.

Baca Juga: Wakil Ketua DPRD Jateng Tekankan Pentingnya Manajeman Risiko dalam Perencanaan Pembangunan

"Seluruh pejabat publik asal Jawa Tengah harus turun ke daerah untuk bersama-sama membangun," imbuhnya. 

Tidak hanya itu, Luthfi juga menyoroti pentingnya peran media massa sebagai mitra dalam pembangunan.

"Media adalah corong pemberitaan dan kontrol sosial yang konstruktif. Kami mengharapkan media dapat membantu membangun kesadaran masyarakat terkait berbagai isu," jelasnya.

Halaman:

Tags

Terkini