PANTURA NETWORK -- Wakil Gubernur Jateng, Taj Yasin sebut Pemprov terus mendorong peningkatan produksi jagung demi ketahanan pangan nasional.
Hal tersebut disampaikan sewaktu menghadiri acara Haflah Khotmil Qur’an ke-4 dan Haul Masyayikh di Pondok Pesantren Asy-Syafi’iyyah, Desa Brabo, Kecamatan Tanggungharjo, Kabupaten Grobogan.
Taj Yasin menekankan pentingnya Kabupaten Grobogan sebagai sentra penghasil jagung dan kedelai. Koordinasi dengan pemerintah pusat akan dilakukan untuk memperkuat posisi Grobogan dalam produksi jagung.
Baca Juga: Pemprov Jateng Gadang Hybrid Sea Wall Atasi Banjir Rob Demak
"Grobogan adalah daerah strategis dalam produksi jagung dan kedelai yang perlu terus didorong," ujarnya, Kamis (26/6/25).
Mantan anggota DPRD ini juga mengungkapkan potensi kedelai di Grobogan yang pernah terkenal.
"Saya masih ingat, kedelai dari Grobogan memiliki kualitas yang lebih baik dibandingkan kedelai dari Amerika. Ini harus kita hidupkan kembali," tegasnya.
Baca Juga: Malam Pangkreman, Makam Mantingan Jepara Dipenuhi Peziarah
Di tengah tantangan global seperti konflik di Timur Tengah dan perlambatan ekonomi dunia, Taj Yasin mengingatkan bahwa ketahanan pangan adalah ujian yang nyata.
"Untuk menghindari dampak yang terlalu besar, kita harus memperkuat pangan lokal," tambahnya, mengacu pada arahan dari Presiden.
Selain itu, Taj Yasin juga membahas pemulihan pascabanjir di Grobogan, memastikan bahwa bantuan benih untuk petani terdampak sudah disiapkan.
Meskipun ada sedikit kendala teknis, bantuan ini akan segera diserahkan, tidak hanya untuk Grobogan, tetapi juga untuk Demak," pungkasnya.