daerah

Strategi Gubernur Jateng Gaet Investor Bikin Pemerintah Pusat Bisa Tidur Nyenyak

Kamis, 19 Juni 2025 | 16:05 WIB
SAMBUTAN : Gubernur Jateng, Ahmad Luthfi memberikan sambutan di PT TMAI, Kamis (19/6/25). (Istimewa for Pantura Network)

PANTURA NETWORK -- Strategi Gubenur Jateng, Ahmad Luthfi guna menarik investor dapat apresiasi dari Menteri Perindustrian, Agus Gumiwang Kartasasmita, Kamis (19/6/25).

Apresiasi strategi Gubernur Jateng disampaikan Agus sewaktu menghadiri Grand Opening Pabrik Panel Surya PT Trina Mas Agra Indonesia (TMAI) di Kawasan Industri Kendal (KIK).

"Ini adalah hal yang sangat positif. Jika semua gubernur di Indonesia memiliki mindset yang sama dengan Pak Ahmad Luthfi, kami di pusat bisa tidur nyenyak," papar Agus.

Baca Juga: Heri Pudyatmoko Tegaskan Komitmen DPRD Jateng Kawal Renovasi 17 Ribu RTLH

Strategi Gubernur Jateng supaya menjadikan kepala daerah sebagai 'sales' atau pemasar investasi untuk wilayah masing-masing, bagi Agus perlu diterapkan oleh Pimpinan Provinsi lain.

Ia juga menekankan bahwa pola pikir ini telah berhasil menarik minat investor untuk berinvestasi di Indonesia, menjadikan Jawa Tengah sebagai salah satu daerah dengan daya tarik investasi yang luar biasa.

Pertumbuhan ekonomi di Jawa Tengah tercatat terus meningkat, ia menjelaskan, perolehan ini berkat masuknya investasi yang signifikan. Sehingga, kata dia, perlu digencarkan lagi.

Baca Juga: Berkat Konsolidasi Pengadaan, Pemprov Jateng Efisien Anggaran 30 Persen, Gus Yasin : Kami akan Lebih Optimal

"Semakin besar investasi, semakin besar pula potensi pertumbuhan ekonomi dan penyerapan tenaga kerja lokal," jelasnya..

Saat ini, kontribusi PDRB Jawa Tengah terhadap PDB nasional mencapai 8,32% dengan laju pertumbuhan 0,09%, menandakan bahwa pertumbuhannya berada di atas pertumbuhan nasional.

"Momentum ini, perlu dipertahankan dengan fokus pada industri manufaktur sebagai sektor penopang utama," katanya.

Baca Juga: Karena Baru Pertama Kali, Penembak Guru Madrasah Jepara Cuma Dihukum Dua Tahun Penjara

Sementara itu, Gubernur Jateng menginstruksikan seluruh kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan bupati/wali kota di Jawa Tengah untuk aktif mempromosikan daerah sebagai lokasi investasi.

"Investasi di Jawa Tengah pada triwulan I 2025 mencapai sekitar Rp 21 triliun dengan pertumbuhan ekonomi di atas nasional, yakni 4,98%," ungkapnya.

Beberapa faktor yang mendukung tingginya minat investasi di Jawa Tengah antara lain jaminan keamanan, kemudahan dan kecepatan dalam pelayanan perizinan, serta ketersediaan lahan dan kawasan industri. Selain itu, upah tenaga kerja yang kompetitif juga menjadi daya tarik bagi investor.

Halaman:

Tags

Terkini