PANTURA NETWORK -- Agus Adodi, seorang tokoh yang saat ini menjabat sebagai Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GRIB) Jaya Kabupaten Jepara, telah menorehkan perjalanan panjang dan penuh tantangan dalam karir organisasinya.
Berawal dari perjalanannya di DPC Kudus, Agus kemudian diajak oleh rekan-rekannya untuk bergabung di Jepara. Tanpa disangka, tanggung jawab besar diberikan kepadanya sebagai Ketua DPC tahun 2024 di daerah tersebut.
Pada awalnya, Agus mengakui bahwa dirinya tidak terlalu mengetahui urusan internal Jepara karena DPC mengalami pembekuan di awal tahun 2024. Namun, dengan berjalannya waktu, ia mendapatkan kepercayaan penuh dari anggota untuk memimpin.
Dengan semangat baru, DPD resmi melakukan deklarasi di Semarang yang dipimpin langsung oleh Ketua Umum, Hercules Rosario Marshal.
Adapun ihwal visi yang jelas untuk GRIB Jaya ke depan, kata dia, yaitu memperluas jangkauan dan membantu masyarakat yang tertindas oleh oknum yang tidak bertanggung jawab. Dengan struktur internal yang lengkap, termasuk divisi hukum, tenaga nasional, dan akademisi, Grib Jaya siap menghadapi tantangan yang ada.
"Yang dibutuhkan hari ini adalah pelebaran sayap dan terus membantu masyarakat yang tertindas, dalam hal ini yang terdzolimi oleh oknum tidak bertanggungjawab," papar Adodi, Selasa (10/6/25).
Saat ini, terdapat 14 Pengurus Anak Cabang (PAC) di Jepara, hanya Karimunjawa dan Welahan dari 16 Kecamatan yang tidak tergabung. Meskipun ada satu PAC yang mengundurkan diri dengan alasan internal, yaitu di Welahan, GRIB Jaya terus bergerak maju.
Selain menjalankan tugasnya di GRIB Jaya, Agus Adodi juga bekerja di sektor swasta. Ia bergabung dengan GRIB dengan tujuan memberikan manfaat bagi masyarakat, terutama bagi kelas menengah ke bawah. Selama lima bulan di Jepara, Agus terus mengembangkan berbagai program sosial yang bermanfaat.
Dalam aspek hukum, GRIB Jaya berkomitmen untuk menjalankan regulasi dengan baik dan mengutamakan pendekatan komunikatif. Hal ini dilakukan agar tidak menimbulkan dampak negatif bagi masyarakat luas.
Baca Juga: Paripurna Bahas Perubahan KUA-PPAS 2025, Targetkan Jepara MULUS
Pada 27 Oktober 2024, GRIB Jaya mengadakan deklarasi di Gedung Wanita, dan setelah itu fokus pada konsolidasi struktural PAC hingga tingkat desa. Jaringan yang semakin luas memungkinkan masyarakat memiliki tempat untuk berdiskusi dan mencari solusi.
Momen bersejarah bagi GRIB Jaya dan Agus Adodi adalah saat Pelantikan Prabowo Subianto sebagai Presiden RI, Minggu (20/10/24). GRIB Jaya mengirimkan sekitar 200 orang dengan tiga bus ke Istana Negara untuk menghadiri pelantikan tersebut, menunjukkan dukungan dan sinergi yang kuat di antara anggota organisasi.
Dengan semangat kebersamaan dan visi yang jelas, Agus Adodi berkomitmen untuk terus membawa GRIB Jaya menjadi organisasi yang bermanfaat dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.