Selain itu, Heri juga menekankan pentingnya penggunaan produk pertanian yang ramah lingkungan. Seperti pupuk organik dan pengelolaan lahan yang berkelanjutan.
“Teknologi tersebut tidak hanya membantu meningkatkan hasil panen, tetapi juga menjaga keberlanjutan alam dan kualitas tanah” katanya.
Peningkatan Akses Pasar dan Harga
Heri menyoroti pentingnya penguatan sistem distribusi dan pemasaran hasil pertanian yang lebih efisien. Salah satunya dengan membentuk koperasi atau kelompok tani yang dapat mengelola distribusi produk hortikultura secara lebih profesional dan langsung terhubung dengan pasar.
“Hal ini dapat mengurangi ketergantungan petani pada tengkulak dan memastikan harga yang lebih stabil serta lebih adil bagi mereka,” ujarnya.
Selain itu, kata Heri, pemerintah juga dapat memfasilitasi petani dalam mengakses pasar ekspor. Baik melalui penguatan jaringan distribusi yang lebih luas, maupun membantu petani dalam memperoleh sertifikasi yang dibutuhkan untuk memasuki pasar internasional.
Baca Juga: Polres Jepara Gelar Baksos Polri Presisi, Salurkan 150 Paket Sembako jelang Ramadhan
Dengan demikian, komoditas hortikultura dari Jawa Tengah bisa semakin dikenal dan diminati oleh konsumen global.
“Pemerintah juga perlu memfasilitasi akses ke pasar internasional agar produk hortikultura kita dapat berkembang lebih luas,” pungkasnya.