Heri Pudyatmoko Dorong Pertanian Jateng Bergerak Lebih Modern dan Berkelanjutan

photo author
Marko Komar, Pantura Network
- Rabu, 26 Februari 2025 | 21:59 WIB
Wakil Ketua DPRD Jateng, Heri Pudyatmoko, belum lama ini (Istimewa for Pantura Network)
Wakil Ketua DPRD Jateng, Heri Pudyatmoko, belum lama ini (Istimewa for Pantura Network)

PANTURA NETWORK -- Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Heri Pudyatmoko mengungkapkan pentingnya transformasi sektor pertanian yang lebih maju dan modern guna mendukung kesejahteraan masyarakat. Di mana pertanian yang produktif dan berkelanjutan merupakan kunci utama dalam mengurangi kemiskinan dan mendorong pertumbuhan ekonomi di Jawa Tengah.

"Sebagian besar petani kita masih mengandalkan cara-cara tradisional dalam bertani, yang tentu saja berdampak pada efisiensi dan produktivitas,” ungkap Heri dalam forum diskusi di Kota Semarang, Kamis (30/1).

“Untuk itu, kita harus mendorong penerapan teknologi dan inovasi dalam sektor pertanian agar bisa bersaing dengan pasar global, serta meningkatkan kesejahteraan petani," lanjutnya.

Baca Juga: Heri Londo Tegaskan Peran Pancasila untuk Membangun Generasi Muda Berkarakter

Menurut Heri, untuk mewujudkan pertanian yang maju dan modern, pemerintah perlu berperan aktif dalam menyediakan pelatihan, pendampingan, dan akses terhadap teknologi pertanian terbaru.

Hal ini, terangnya, penting agar petani bisa beradaptasi dengan perkembangan zaman dan memperoleh hasil yang lebih maksimal dengan cara yang lebih efisien.

Ilustrasi pertanian di Indonesia
Ilustrasi pertanian di Indonesia (Istimewa for Pantura Network)

Salah satu poin penting yang disampaikan Heri adalah pentingnya adopsi teknologi dalam pertanian. Seperti penggunaan alat pertanian modern, sistem irigasi yang efisien, serta aplikasi digital untuk mempermudah pemantauan dan pengelolaan lahan.

Baca Juga: DPRD Jawa Tengah Dorong Penguatan Ekonomi Mandiri Berbasis Desa

"Penggunaan alat dan mesin pertanian modern, serta pemanfaatan teknologi informasi untuk pengelolaan tanaman dan monitoring cuaca, bisa memberikan keuntungan yang besar bagi petani," jelas Heri.

Heri mencontohkan penggunaan sistem irigasi tetes yang lebih efisien dalam penggunaan air, serta aplikasi pertanian berbasis teknologi yang dapat membantu petani dalam merencanakan pola tanam, pengendalian hama, dan pemupukan yang lebih tepat. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan hasil pertanian dengan biaya yang lebih rendah.

"Pendidikan dan pelatihan kepada petani sangat penting untuk meningkatkan kapasitas mereka dalam menerapkan teknologi baru,” ujarnya.

Baca Juga: Mirae Asset Resmikan Community Center Semarang

“Pemerintah dan lembaga terkait harus memastikan bahwa petani tidak hanya diberi alat, tetapi juga keterampilan dan pengetahuan untuk menggunakannya dengan optimal," ungkap Heri.

Heri juga menyarankan agar pemerintah daerah mengadakan pelatihan-pelatihan secara rutin bagi petani, terutama di daerah-daerah yang masih bergantung pada pertanian tradisional.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Marko Komar

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X