Pengembangan Pertanian Hortikultura, Heri Pudyatmoko: Potensi Besar untuk Pilar Ekonomi Berkelanjutan

photo author
Marko Komar, Pantura Network
- Jumat, 28 Februari 2025 | 01:11 WIB
Wakil Ketua DPRD Jateng, Heri Pudyatmoko, belum lama ini (Istimewa for Pantura Network)
Wakil Ketua DPRD Jateng, Heri Pudyatmoko, belum lama ini (Istimewa for Pantura Network)

PANTURA NETWORK -- Jawa Tengah (Jateng) memiliki potensi besar dalam sektor pertanian hortikultura yang dapat menjadi salah satu pilar utama perekonomian daerah.

Sebagai provinsi dengan kekayaan alam yang melimpah, Jateng tidak hanya terkenal dengan sektor pertanian padi, tetapi juga memiliki daya saing yang kuat di bidang hortikultura, meliputi budidaya tanaman buah, sayuran, dan tanaman obat

Pertanian hortikultura berpotensi besar untuk meningkatkan ketahanan pangan, menciptakan lapangan kerja, serta mendongkrak pendapatan daerah. Namun, untuk mewujudkan potensi tersebut, diperlukan berbagai langkah strategis yang terintegrasi dan berkelanjutan.

Baca Juga: DPRD Jateng Dorong Pembangunan Infrastruktur Air Bersih untuk Tingkatkan Kualitas Hidup

Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Heri Pudyatmoko menyampaikan keyakinannya bahwa dengan pengelolaan yang tepat, sektor hortikultura dapat menjadi kunci untuk menciptakan perekonomian daerah yang tangguh dan berkelanjutan.

Beberapa komoditas unggulan yang dihasilkan dari sektor hortikultura di Jateng antara lain cabai, bawang merah, tomat, wortel, kentang, serta buah-buahan seperti mangga, durian, dan jambu biji.

TAMPAK : Pejabat sedeng memanen hasil bumi
TAMPAK : Pejabat sedeng memanen hasil bumi (Istimewa for Pantura Network)

Bahkan, komoditas-komoditas ini sering kali mencatatkan diri sebagai produk unggulan yang banyak dibutuhkan baik di pasar domestik maupun luar negeri.

Baca Juga: Keterbukaan Publik Jadi Medium Kepercayaan Masyarakat, DPRD Jateng : Pemerintah Harus Begini

Namun, meskipun potensi ini sudah cukup besar, ada beberapa kendala yang masih dihadapi oleh para petani hortikultura di Jateng. Mulai dari aspek teknis pertanian, pemasaran, hingga perubahan iklim yang mempengaruhi hasil panen.

“Jawa Tengah memiliki potensi luar biasa di sektor hortikultura, namun kita juga harus menghadapi sejumlah tantangan, salah satunya adalah fluktuasi harga yang dapat sangat mempengaruhi pendapatan petani,” ungkapnya, Kamis (27/2/25).

“Oleh karena itu, pengembangan sektor ini harus didukung dengan kebijakan yang tepat dan berbasis pada inovasi teknologi,” lanjutnya.

Baca Juga: Semangat Bangun Jawa Tengah, Taj Yasin Gabung Retret di Akmil

Salah satu langkah penting yang harus dilakukan untuk mendorong pertumbuhan sektor hortikultura, kata Heri, ialah dengan memperkenalkan dan memanfaatkan teknologi pertanian yang lebih modern dan efisien

“Dengan penerapan teknologi yang tepat guna, kita bisa meningkatkan produktivitas hortikultura secara signifikan,” ujarnya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Marko Komar

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X