Selama pelaksanaan kegiatan, diikuti oleh 36 peserta dari berbagai sektor—mulai dari asosiasi industri Barang Muatan Kapal Tenggelam (BMKT), Balai Pelestarian Kebudayaan, hingga akademisi dan komunitas publik—berhasil ditemukan sejumlah artefak, termasuk pecahan keramik dan gerabah yang diduga merupakan peninggalan kapal-kapal Tiongkok yang karam.
Di sisi lain, Penjabat Bupati Jepara, H. Edy Supriyanta, menambahkan bahwa Kabupaten Jepara memiliki kekayaan cagar budaya yang melimpah.
Tak hanya itu, Jepara juga dikenal memiliki pahlawan nasional perempuan yang hebat serta potensi pariwisata unggulan seperti di Kepulauan Karimunjawa.
Dengan langkah-langkah ini, diharapkan pelestarian cagar budaya bawah air dapat terus berlanjut demi masa depan yang lebih baik.