Selama pelaksanaan kegiatan, diikuti oleh 36 peserta dari berbagai sektor—mulai dari asosiasi industri Barang Muatan Kapal Tenggelam (BMKT), Balai Pelestarian Kebudayaan, hingga akademisi dan komunitas publik—berhasil ditemukan sejumlah artefak, termasuk pecahan keramik dan gerabah yang diduga merupakan peninggalan kapal-kapal Tiongkok yang karam.
Di sisi lain, Penjabat Bupati Jepara, H. Edy Supriyanta, menambahkan bahwa Kabupaten Jepara memiliki kekayaan cagar budaya yang melimpah.
Tak hanya itu, Jepara juga dikenal memiliki pahlawan nasional perempuan yang hebat serta potensi pariwisata unggulan seperti di Kepulauan Karimunjawa.
Dengan langkah-langkah ini, diharapkan pelestarian cagar budaya bawah air dapat terus berlanjut demi masa depan yang lebih baik.
Artikel Terkait
Yoyok-Joss Siap Bangun Sarana Olahraga Standar Internasional di Semua Kecamatan, Ini Manfaat Detailnya
Warga Pedurungan Mantap Menangkan Agustina-Iswar, Jama’ah Jaguar Bersholawat Yakin dengan Kinerja Jaguar
Kian Populer, Rekor 147 Starter di Shell bLU cRU Yamaha Enduro Challenge Salatiga
Pemkab Temanggung Dorong Pemberdayaan Kelompok Rentan
Nilai Ekspor Jateng Meningkat, Industri Pengolahan Mendominasi