PANTURA NETWORK -- Pemerintah Kabupaten Jepara tancap gas mempercepat pembangunan infrastruktur jalan pada tahun pertama kepemimpinan Bupati Witiarso Utomo dan Wakil Bupati Muhammad Ibnu Hajar. Sepanjang 2025, anggaran sebesar Rp139,6 miliar digelontorkan untuk penanganan jalan di berbagai wilayah.
Berdasarkan data Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Jepara, anggaran tersebut digunakan untuk menangani total 421,84 kilometer jalan yang tersebar di 146 ruas. Penanganan dilakukan melalui dua skema utama, yakni pemeliharaan dan peningkatan kualitas jalan.
Bupati Jepara Witiarso Utomo (yang akrab disapa Mas Wiwit) merinci, dari total jalan yang tertangani pada 2025, sepanjang 355 kilometer merupakan pekerjaan pemeliharaan rutin, sementara 66,84 kilometer lainnya berupa peningkatan kualitas jalan.
Baca Juga: Sinyal Hijau dari Pusat, Jepara Masuk Prioritas Revitalisasi 16 Pasar Tradisional
"Penanganan jalan kami fokuskan agar manfaatnya bisa segera dirasakan masyarakat, terutama untuk mobilitas harian dan aktivitas ekonomi," ujar Mas Wiwit.
Pemerintah daerah, lanjut Mas Wiwit, telah menyiapkan anggaran yang lebih besar pada tahun berikutnya guna menjaga kesinambungan pembangunan infrastruktur. Pada 2026, Pemkab Jepara mengalokasikan anggaran Rp197,16 miliar untuk menangani sekitar 185 kilometer jalan di 116 ruas.
Menurutnya, percepatan pembangunan jalan tersebut dilakukan setelah pihaknya membangun komunikasi intensif dengan pemerintah provinsi dan Pemerintah Pusat, guna menyinergikan dukungan anggaran lintas level pemerintahan.
Baca Juga: Seruan #StopBayarPajak Tak Berpengaruh di Jepara, Antrean Wajib Pajak Kendaraan Tetap Padat
Di sisi lain, Pemkab Jepara juga melakukan efisiensi belanja daerah sebesar Rp41,34 miliar. Anggaran hasil efisiensi tersebut dialihkan ke sektor-sektor prioritas, terutama infrastruktur dasar.
Mas Wiwit menambahkan, kapasitas fiskal daerah turut menguat seiring meningkatnya pertumbuhan ekonomi Jepara. Secara cumulative to cumulative (c to c), pertumbuhan ekonomi naik dari 4,22 persen pada 2024 menjadi 5,91 persen pada 2025.
"Pertumbuhan ekonomi ini memberi ruang fiskal yang lebih kuat, terutama untuk mempercepat pembangunan infrastruktur dasar," tuturnya.
Baca Juga: Meski Diguyur Hujan, Bupati Jepara Tetap Ngantor di Desa Rajekwesi, Fokus Branding Wisata Mayong
Selain pembangunan jalan, Pemkab Jepara juga memperkuat infrastruktur pendukung lainnya. Penanganan jaringan irigasi dilakukan sepanjang 64,47 kilometer. Sementara itu, rehabilitasi dan pembangunan penerangan jalan umum (PJU) digencarkan dengan total 757 unit.
Langkah tersebut dilakukan untuk meningkatkan keamanan, kenyamanan, serta mendukung distribusi barang dan jasa di wilayah Jepara.
"Kami ingin manfaat pembangunan benar-benar dirasakan masyarakat, baik untuk mobilitas harian maupun kelancaran ekonomi daerah," pungkas Mas Wiwit.
Artikel Terkait
Antusiasme Warga Jepara Bayar Pajak Tetap Tinggi, Bupati Tegaskan Opsen Pajak untuk Pembangunan Infrastruktur
Seruan #StopBayarPajak Tak Berpengaruh di Jepara, Antrean Wajib Pajak Kendaraan Tetap Padat
DPC Partai PRIMA Jepara Konsolidasi Hadapi Pemilu 2029, Fokus Kawal Program Jepara Mulus
Pemkab Jepara Resmi Buka Festival Ramadhan 1447 H di Alun-Alun I, Dorong UMKM Naik Kelas
Setahun Kepemimpinan Mas Wiwit, Infrastruktur Jalan Jepara Kian Mantap dan Terkoneksi