Baca Juga: Taj Yasin: Belum Ada Keputusan Soal Enam Hari Sekolah di Jateng
"Silakan menyiapkan diri agar memiliki kompetensi untuk memanfaatkan teknologi digital dan AI. Coding dan kecerdasan buatan harus menjadi bagian dari ekosistem belajar," jelas Gus Hajar.
"Bukan untuk menggantikan guru, tetapi memperkuat efektivitas kerja kita," imbuhnya.
Mengakhiri amanatnya, Gus Hajar menegaskan, seluruh upaya peningkatan pendidikan kembali bertumpu pada satu tokoh kunci: guru. Karena itu, perlu memperkuat pembelajaran, menciptakan sekolah aman dan bebas bullying, tingkatkan literasi digital, tangkal radikalisme yang menyasar siswa, dan manfaatkan teknologi untuk inovasi pembelajaran.
Baca Juga: Jateng Pacu Swasembada Pangan 2026, Pemprov Gulirkan 14 Program Kunci
"Saya minta Bapak dan Ibu Guru untuk meningkatkan literasi digital dan kewaspadaan terhadap radikalisme. Manfaatkan teknologi, coding, dan AI sebagai alat kemajuan pembelajaran," pungkasnya.
Artikel Terkait
Pastikan Kualitas Makanan Bergizi untuk Anak-Anak, Gus Hajar Tinjau SPPG
Ahmad Luthfi Dukung Penuh Mimpi Najwa Kuliah dan Jadi Guru di SLBN Wonogiri
Rabithah Alawiyah Kagumi Kepedulian Jateng terhadap Para Hafiz Qur’an dan Guru Agama
Dua SPPG di Jepara Kembali Beroperasi, Gus Hajar Pastikan Layanan Makan Bergizi Gratis Normal Kamis Ini
Aplikasi Buatan Guru Karanganyar Ini Bisa Deteksi Makanan Tak Layak Konsumsi