Ciptakan Sekolah Aman, KKN UNISNU Gelar Sosialisasi Anti Bullying di SD Bantengmati 2

photo author
Marko Komar, Pantura Network
- Senin, 4 Agustus 2025 | 00:06 WIB
Sejumlah mahasiswa Unisnu yang KKN di Bantengmati Demak, belum lama ini. (Istimewa for Pantura Network)
Sejumlah mahasiswa Unisnu yang KKN di Bantengmati Demak, belum lama ini. (Istimewa for Pantura Network)

PANTURA NETWORK -- Kuliah Kerja Nyata (KKN) XIX UNISNU Jepara Desa Bantengmati berupaya ciptakan sekolah aman, caranya dengan mengadakan sosialisasi anti-bullying di SD Negeri Bantengmati 2.

Agenda yang berlangsung pada Sabtu (02/08/2025) ini, mengusung tema 'Bersama Lawan Bullying, Ciptakan Lingkungan Sekolah Aman dan Nyaman' serta diikuti siswa kelas 5 dan 6 SD.

Pada kesempatan itu, diawali dengan sambutan dari Ketua Koordinator Mahasiswa Desa (Kormades) KKN XIX, Nabil Fahmi, dilanjutkan dengan sambutan Dosen Pembimbing Lapangan, Nusrotus Sa’idah.

Baca Juga: Unissula Gelar KKN Tematik Budai di Demak, Fokus Mengabdi Masyarakat

Sambutan ketiga disampaikan oleh pihak sekolah, yaitu Kepala SD Negeri Bantengmati 2, Atmawati, yang pada kesempatan ini diwakili Henti Sukaryati selalu guru disitu.

"Kami sangat mengapresiasi dengan adanya kegiatan sosialisasi bullying yang diadakan tim KKN XIX Unisnu Jepara, semoga dengan adanya kegiatan ini para siswa dan siswa SDN 02 tidak menormalisasi adanya bullying," papar Henti Sukaryati.

Sementara itu, Rudy Andrean, mahasiswa KKN XIX UNISNU Jepara Desa Bantengmati. Rudy memaparkan pengertian bullying, bentuk-bentuknya, dampak yang ditimbulkan, serta langkah-langkah pencegahan.

Baca Juga: Gubernur Ahmad Luthfi Ajak Kader PMII Dampingi Desa Miskin di Jawa Tengah

Penyampaian dilakukan secara interaktif melalui diskusi ringan dan permainan edukatif. Kata Rudy, tujuannya supaya memudahkan siswa memahami pesan yang disampaikan pemateri.

"Bullying adalah perilaku kasar atau tidak baik yang dilakukan kepada teman secara berulang-ulang, baik dengan perkataan, perbuatan, atau lewat media sosial. Bullying membuat teman merasa takut, sedih, atau tersakiti," jelas Rudy Andrean.

Ia juga berharap, agar siswa SD Negeri Bantengmati 2 dapat berperan aktif menciptakan suasana belajar yang aman, nyaman, dan saling menghargai, sehingga tercipta lingkungan sekolah yang bebas dari bullying.

Baca Juga: PKC PMII Jateng 2025/2027 Resmi Dilantik, Periode ini Bakal Fokus Tiga Aspek, Apa Saja?

"Aman dan damai kan enak, suasana belajar tidak ada gangguan sama sekali. Oleh karena itu, mari ciptakan sekolah anti bullying," pungkasnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Marko Komar

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X