Secara keseluruhan, KKN Kelompok 18, 66, dan 114 melaksanakan serangkaian program yang mencakup, penyuluhan kesehatan reproduksi, pelatihan kader posyandu, optimalisasi pelayanan posyandu.
Kemudian, penguatan birrul walidain, video edukasi stunting, pendataan RTLH, maupun pembuatan peta wilayah desa.
Kepala Desa Tambakroto, Thohir, memberikan apresiasi terhadap kehadiran KKN Unissula.
Baca Juga: Festival Layang-Layang Internasional 2025 Bakal Meriahkan Hari Jadi Provinsi Jawa Tengah ke-80
"Kegiatan ini adalah sinergi yang sangat baik antara perguruan tinggi dan desa. Banyak persoalan di desa yang memerlukan pemikiran akademisi untuk mencari solusi yang tepat," ujar Thohir.
Sementara itu, Pembimbing Lapangan KKN, Abrori menyambut positif kolaborasi ini.
"Kami senang melihat antusiasme mahasiswa dalam menerapkan ilmu untuk membantu masyarakat. Kolaborasi ini menunjukkan bagaimana pendidikan tinggi dapat berkontribusi langsung pada pembangunan desa," pungkas Abrori.
Artikel Terkait
Mahasiswa KKN USM Diminta Berinovasi Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Permudah Kerja Kelompok Tani, Mahasiswa KKN USM Buat Sistem Penyiraman Tanaman Otomatis
Kembangkan Motorik Halus Pada Anak, Mahasiswa KKN USM Buat Ketrampilan Plastisin
Mahasiswa KKN Diharapkan Ikut Bantu Pasarkan Produk UMKM
32.000 Bangku SD - SMP Negeri dan Swasta Siap Diperebutkan, Bupati Jepara Witiarso Utomo Pastikan SPMB 2025 Transparan dan Bebas KKN