PANTURA NETWORK -- Impian warga Desa Talunombo di Kecamatan Sapuran, Kabupaten Wonosobo, untuk mendapatkan akses air bersih yang mudah kini telah menjadi kenyataan. Penduduk desa tersebut tidak lagi mengalami kekurangan air seperti di masa lalu.
Hal ini terwujud berkat selesainya pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) di Desa Talunombo baru-baru ini. Sistem ini telah beroperasi dan memenuhi kebutuhan air bagi ratusan rumah di kawasan tersebut.
"Syukurlah, sejak SPAM beroperasi, kekurangan air bukan lagi masalah," kata Setiono, warga Dusun Peniron, Desa Talunombo, Kecamatan Sapuran, Kabupaten Wonosobo, saat ditemui di desanya, RabU (20/7/2025).
Baca Juga: Stabilkan Harga dan Tingkatkan Daya Beli Masyarakat, Pemprov Jateng Intensifkan Gerakan Pangan Murah
Setiono menjelaskan bahwa sebelumnya, warga desa mengalami kesulitan mendapatkan air bersih karena tidak ada saluran air. Mereka harus berjalan jauh melalui jalur menanjak untuk mencapai sumber mata air hanya demi mendapatkan air untuk kebutuhan sehari-hari.
"Dulu, kami harus berjalan kaki hampir satu kilometer dan menanjak untuk mengambil air. Sekarang, kami tidak perlu khawatir lagi tentang kekurangan air," tambahnya.
Dengan adanya SPAM di desa mereka, warga kini lebih mudah mendapatkan air. Bahkan, mereka bisa memanfaatkan air yang melimpah untuk usaha kecil-kecilan seperti kolam ikan.
Baca Juga: Wamen HAM di Jepara, Sorot Empat Poin Utama, Apa Saja?
"Kami tidak lagi mengalami kesulitan air sehari-hari seperti dulu. Ini benar-benar memudahkan dan menguntungkan. Biaya juga lebih terjangkau," ujarnya.
Kepala Desa Talunombo, Badarudin, menyampaikan rasa terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Jawa Tengah atas bantuan SPAM ini. Berkat sistem tersebut, air kini mengalir langsung ke rumah-rumah warga yang sebelumnya sulit menjangkau sumber air bersih.
"Sebelumnya, banyak warga mengambil air dari mata air atau sungai. Dengan adanya bantuan ini, mereka bisa menikmati air bersih dengan mudah," katanya.
Pada tahun 2025, Pemprov Jateng melalui Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Cipta Karya (DPU BMCK) membangun SPAM di 30 lokasi di seluruh Jawa Tengah, termasuk di Desa Talunombo. Pembangunannya dimulai pada 24 Februari 2025 dan kini bisa dimanfaatkan oleh masyarakat.
Sistem SPAM di Desa Talunombo menggunakan teknologi gravitasi dari mata air dengan jaringan pipa sepanjang 3.687 meter. Setelah pembangunan selesai, pengelolaan SPAM diserahkan kepada Kelompok Pengelola SPAM Lagaran Sidlimas untuk pengembangan layanan, termasuk memenuhi kebutuhan air bersih bagi 200 sambungan rumah.
Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, menyatakan bahwa telah dibangun 105 unit SPAM di seluruh Jawa Tengah. Ini merupakan langkah inovatif untuk mengurangi penggunaan air tanah.
Artikel Terkait
Kini Punya Pengolah Air Bersih Siap Minum, Warga Lermatang Gembira
Jelajah Air Pemprov Jateng, Solusi Jaga dan Lestarikan Air Bersih
Komitmen Sosial Tim Pemenangan Mawar: Distribusi Air Bersih di Jepara
Kontroversi Truk PDAM dan Bantuan Air Bersih, Vivit-Umam Kampanye Pakai Fasilitas Negara?
DPRD Jateng Dorong Pembangunan Infrastruktur Air Bersih untuk Tingkatkan Kualitas Hidup