Taj Yasin Dorong Anak Muda Berkarya di Sektor Pertanian

photo author
Marko Komar, Pantura Network
- Sabtu, 19 Juli 2025 | 00:10 WIB
Wakil Gubernur Jateng, Taj Yasin di Temanggung, Jumat (18/7/25). (Istimewa for Pantura Network)
Wakil Gubernur Jateng, Taj Yasin di Temanggung, Jumat (18/7/25). (Istimewa for Pantura Network)

PANTURA NETWORK -- Wakil Gubernur Jateng, Taj Yasin mengajak generasi muda untuk terlibat aktif dalam sektor pertanian, tujuannya untuk menjaga ketahanan pangan di daerah masing-masing.

Hal ini diungkapkan saat peresmian Pekan Agro Digital dan Inovasi (PADI) Pertanian Jateng 2025, yang berlangsung di Agro Center Soropadan, Kecamatan Pringsurat, Jumat (18/7/25).

Taj Yasin menekankan bahwa pertanian bukan sekadar profesi, melainkan fondasi ekonomi yang krusial. "Kita harus tempatkan petani di hati masyarakat," ujarnya.

Baca Juga: Pekan Agrobisnis Digital dan Inovasi 2025 : Petani Milenial Sambut Era Baru Pertanian di Temanggung

Menurutnya, menggugah kesadaran akan pentingnya peran petani dalam menjaga ketahanan pangan, terutama di tengah ketidakpastian ekonomi global.

Ia merujuk pada pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang telah mengingatkan tentang pentingnya kemandirian pangan jauh sebelum krisis melanda.

Menyikapi perubahan zaman, Taj Yasin mengapresiasi kontribusi anak muda, terutama generasi milenial dan Gen Z, dalam sektor pertanian.

Baca Juga: Ahmad Luthfi Tegaskan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) untuk Kesejahteraan Rakyat

"Banyak inovasi yang ditemukan oleh para inovator muda," katanya.

Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga lahan pertanian agar tidak tergerus oleh pembangunan, dan menyarankan pembangunan rumah bertingkat sebagai alternatif.

PADI 2025, yang mengusung tema 'Menumbuhkan Inovasi dan Teknologi Pertanian Menuju Jateng sebagai Penumpu Pangan Nasional,' diharapkan dapat menjadi pemicu semangat bersama untuk menempatkan sektor pertanian sejajar dengan sektor lainnya.

Baca Juga: Heri Pudyatmoko Ingatkan Jangan Ada Perundungan dalam MPLS Tahun Ajaran Baru

Kegiatan ini merupakan expo pertanian terbesar di Jawa Tengah, diinisiasi oleh petani milenial, dan menjadi ajang temu bagi inovasi lintas sektor.

Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Provinsi Jawa Tengah, De Fransisco Dasilva Tafares, menambahkan bahwa PADI 2025 tidak hanya menampilkan promosi teknologi, tetapi juga sebagai wadah edukasi dan regenerasi petani muda.

"Acara ini mempertemukan pemangku kepentingan untuk memperkenalkan teknologi terkini," jelasnya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Marko Komar

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X