Ia mengungkapkan bahwa Dinas Kesehatan dan puskesmas telah menunjukkan prestasi baik dengan lebih dari 50 persen ASN yang membayar zakat.
Namun, masih ada puskesmas dan sejumlah sekolah menengah pertama (SMP) yang perlu ditingkatkan partisipasinya.
“Dari total 39 SMP, 24 di antaranya sudah memenuhi target di atas 50 persen. Kami berharap yang belum optimal dapat ditingkatkan sehingga potensi zakat bisa mencapai 100 persen demi kesejahteraan masyarakat,” pungkas Kusdiyanto.
Artikel Terkait
Baznas Jateng Tasharufkan Rp 1,7 Miliar untuk Perbaikan RTLH dan Bantuan Jamban
Dinilai lebih Bermanfaat, Baznas Kabupaten Semarang Kirim Karangan Bunga Hidup
Perolehan Zakat Meningkat, Gubernur Ahmad Luthfi Ingin Baznas Jateng Dukung Program Pemprov
Perolehan Zakat Baznas Capai Rp36,07 Miliar, Dukung Program Pemprov Jateng
AXA Mandiri Bagikan Kiat Perencanaan Keuangan Ibadah Haji ke MUI dan Serahkan Ratusan Juta Surplus Underwriting ke BAZNAS