PANTURA NETWORK -- Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Jepara menggelar Rapat Koordinasi Optimalisasi Zakat di Aula Mall Pelayanan Publik, Rabu (25/6/25).
Acara tersebut dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk Wakil Bupati Jepara, Ibnu Hajar, serta para pegawai negeri sipil (ASN) yang diharapkan untuk lebih aktif dalam menunaikan kewajiban zakat.
Ketua Baznas Jepara, Sholih menyampaikan harapannya untuk meningkatkan perolehan zakat dari tahun sebelumnya yang mencapai 13,5 miliar rupiah menjadi 15 miliar rupiah pada tahun ini.
Baca Juga: Istimewa, Jateng Raih Penghargaan Indeks Keamanan Pangan Segar 2024
Zakat yang terkumpul akan dialokasikan untuk berbagai program sosial, seperti Program Jepara Sehat, Jepara Pintar, Jepara Makmur, Jepara Taqwa, dan Jepara Peduli.
"Zakat adalah ibadah wajib bagi umat Islam. Sesuai dengan Inpres No. 3 Tahun 2014 tentang optimalisasi zakat untuk ASN, kami berharap perolehan zakat dan sedekah di Kabupaten Jepara dapat meningkat," papar Sholih.
Wakil Bupati Jepara, Ibnu Hajar, menyoroti pentingnya kepatuhan ASN dalam membayar zakat. Dari data yang tercatat, terdapat 9.732 ASN, namun hanya 8.037 yang sudah memenuhi kewajiban zakat.
Baca Juga: Banjir Rob Sayung Kian Parah, Ahli Tata Kota UNDIP : Tanggul Laut Jadi Solusi
Hal ini menjadi perhatian serius, terutama bagi mereka yang hanya menyetor dalam jumlah kecil seperti 5 ribu atau 10 ribu rupiah.
"Setiap ASN harus menunaikan zakatnya dengan tertib. Jika ada yang membayar dalam jumlah kecil, kami minta untuk melaporkan kepada kami," tegas Ibnu Hajar dalam sambutannya.
Dalam laporan yang disampaikan oleh Wakil Ketua Bidang Perencanaan, Keuangan, dan Pelaporan Baznas Jepara, Aini Mahmudah, terdapat beberapa ASN yang membayar zakat dalam jumlah yang sangat rendah.
Baca Juga: Pastikan Tidak Ada Peserta Didik Titipan, Pemprov Awasi Secara Langsung Tahapan SPMB Jateng 2025
Ia mencatat bahwa perolehan zakat per bulan sempat mencapai 700 juta rupiah hingga bulan April, namun mengalami penurunan drastis setelahnya.
"Dari total ASN, kami berharap ada peningkatan dalam pembayaran zakat. Ada satu dinas yang beralih dari zakat ke sedekah, ini perlu diperhatikan," jelas Aini.
Di sisi lain, Wakil Ketua Bidang Pengumpulan Baznas Jepara, Kusdiyanto, memaparkan hasil pengumpulan zakat dari berbagai instansi.
Artikel Terkait
Baznas Jateng Tasharufkan Rp 1,7 Miliar untuk Perbaikan RTLH dan Bantuan Jamban
Dinilai lebih Bermanfaat, Baznas Kabupaten Semarang Kirim Karangan Bunga Hidup
Perolehan Zakat Meningkat, Gubernur Ahmad Luthfi Ingin Baznas Jateng Dukung Program Pemprov
Perolehan Zakat Baznas Capai Rp36,07 Miliar, Dukung Program Pemprov Jateng
AXA Mandiri Bagikan Kiat Perencanaan Keuangan Ibadah Haji ke MUI dan Serahkan Ratusan Juta Surplus Underwriting ke BAZNAS