Kepala Dinas Koperasi, UKM, Tenaga Kerja, dan Transmigrasi Kabupaten Jepara, Samiadji, menjelaskan bahwa pelatihan ini tidak hanya fokus pada teori, namun juga praktik pembuatan konten digital.
“Para peserta dibimbing langsung oleh trainer profesional dari Jepara dan Unisnu, sehingga mendapatkan pemahaman komprehensif tentang dunia kreator digital,” jelasnya.
Baca Juga: Paripurna Bahas Perubahan KUA-PPAS 2025, Targetkan Jepara MULUS
Untuk mendukung proses belajar, masing-masing peserta dibekali dengan peralatan produksi konten seperti mikrofon, tripod, background, hingga lighting. Dengan demikian, mereka bisa langsung mempraktikkan ilmu yang didapat selama pelatihan.
Salah satu peserta, Ainul Muttaqien, yang sehari-harinya aktif sebagai pengelola wisata dan pengolah kopi di Desa Sumosari, mengaku sangat terbantu dengan pelatihan ini. Selain menambah skill dirinya juga mendapat relasi baru di dunia kreator digital.
Artikel Terkait
Paripurna Bahas Perubahan KUA-PPAS 2025, Targetkan Jepara MULUS
Andi Andong Dukung Penuh Anggaran Perubahan KUA PPAS Tahun 2025, Hampir Semua Anggaran Mitra Komisi D Naik
Ngantor di Desa Kendengsidialit, Bupati Jepara Ungkap Potensi 300 Ribu Siswa Bisa Ubah Ekonomi Desa, Begini Rencananya
Agus Adodi, Sosok Penggerak GRIB Jaya Kabupaten Jepara
Hari Raya Idul Adha, PB PMII Bagi Dua Kambing di Kota Semarang