OGP atau pemerintahan terbuka menjadi alternatif baru bagi manajemen publik dan penguatan administrasi publik serta demokrasi, serta menjadi wadah bagi pencapaian agenda program Makmur, Unggul, Lestari dan Religius atau biasa masyarakat menyebutnya Mulus.
Baca Juga: Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Pemkab Jepara Gelar Mageri Segoro, Tanam Ribuan Mangrove
Lebih lanjut, pandangan tentang pemerintahan Mas Wiwit hanya mencari panggung pencitraan tidak sepenuhnya benar, karena untuk membuat kebijakan publik tidak dapat diserahkan kepada oligarki politik dan segelintir elite birokrasi, harus melibatkan peran serta masyarakat.
Maskul menyebut, peran strategis masyarakat dalam partisipasi pembangunan terlihat dengan jelas keberpihakan Mas Wiwit kepada rakyat biasa, dalam program 'Bupati Ngantor di Desa'.
"Bupati ngantor di Desa merupakan program kerja bervisi kerakyatan dalam komitmen membangun masyarakat." ucap Maskul.
Baca Juga: Kecelakaan Maut, Seorang Pemotor Tewas, Hendak Menyalip Truk dari Kiri Lalu Jatuh dan Tertabrak
Artikel Terkait
Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Pemkab Jepara Gelar Mageri Segoro, Tanam Ribuan Mangrove
Wakil Bendahara Prima Jepara Auliya Rohman Apresiasi PemKab Jepara Raih WTP ke-15, Bukti Birokrat Bersih dan Beri Layanan Prima
Pemkab Jepara Pertahankan WTP untuk Ke-15 Kalinya Berturut-turut
Kapolsek Bangsri Iptu Sukresno Terjun Langsung Pengamanan Malam Takbir Idul Adha 1446 H Tahun 2025, Tekankan Pendekatan Humanis dan Responsif
Kembali ke Akar Tradisi, Bupati Jepara Lepas Kontingen Takbir Keliling Bandungharjo Tanpa Horeg-Horegan