Resmi Ditutup, Peringatan Hardiknas Tingkatkan Mutu Pendidikan

photo author
Marko Komar, Pantura Network
- Senin, 5 Mei 2025 | 03:08 WIB
MERIAH : sejumlah peserta lomba Hardiknas di Jepara, belum lama ini. (Istimewa for Pantura Network)
MERIAH : sejumlah peserta lomba Hardiknas di Jepara, belum lama ini. (Istimewa for Pantura Network)

PANTURA NETWORK -- Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) Tingkat Kabupaten Jepara secara resmi ditutup setelah berlangsung selama dua hari, yaitu 2-3 Mei 2025, di Alun-alun Jepara.

Acara ini ditutup oleh Bupati Jepara, Witiarso Utomo, yang diwakili oleh Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik, Muh. Tahsin, pada Sabtu malam (3/5/25).

Penutupan meriah ini melibatkan ribuan pelajar dan ditandai dengan penyerahan hadiah kepada para pemenang lomba.

Baca Juga: Aksi Cepat Bupati Jepara Tangani Kasus Predator Seksual, Pro Aktif Kesehatan Mental Korban

Prosesi penyerahan dilakukan oleh Muh. Tahsin, bersama jajaran Forkopimda, Kepala Disdikpora Ali Hidayat, dan Plh. Kepala Kantor Kemenag Badrudin.

Muh. Tahsin memuji keberhasilan rangkaian kegiatan tersebut, yang mendapat sambutan hangat dari masyarakat.

"Antusiasme masyarakat dan insan pendidikan untuk mengunjungi stan lembaga pendidikan dan UMKM sangat luar biasa," ujarnya.

Baca Juga: Dekranasda Jepara Hidupkan Warisan RA Kartini dengan Tanam Bunga Kantil

Hal ini menegaskan adanya sinergi antara kegiatan pendidikan dan penguatan ekonomi, menjadikan Hardiknas sebagai momentum untuk meningkatkan perekonomian lokal.

Dalam kesempatan ini, Muh. Tahsin juga menekankan pentingnya terus meningkatkan kualitas perayaan Hardiknas di masa depan.

"Ke depan, perayaan Hardiknas harus lebih baik, lebih meriah, lebih inovatif, dan mampu meningkatkan mutu pendidikan," jelasnya.

Baca Juga: Dua Kebijakan Gubernur Jateng Manjakan Buruh

Prestasi Kabupaten Jepara dalam mempertahankan Indeks Standar Pelayanan Minimal (SPM) Pendidikan pada kategori Tuntas Madya dengan skor 82,34 patut diacungi jempol.

Indikator peningkatan literasi dan numerasi siswa menunjukkan tren positif, dengan literasi mencapai skor 87 dan numerasi 85 di tahun 2025.

Ini merupakan buah dari kerja keras berbagai pihak, termasuk dinas pendidikan, kepala sekolah, guru, dan dukungan orang tua.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Marko Komar

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X