PANTURA NETWORK -- Kepala Desa Rembul, Kecamatan Bojong, Kabupaten Tegal, Ibnu Efendi ketiban berkah setelah mengikuti 'Sekolah Anti Korupsi Kepala Desa Se Jawa Tengah'.
Agenda yang diselenggarakan Gubernur Jawa Tengah (Jateng), Ahmad Luthfi berlangsung pada Selasa 29 April 2025 di GOR Indoor Kompleks Stadion Jatidiri Kota Semarang.
Pada acara yang bertemakan 'Ngopeni Nglakoni Desa Tanpo Korupsi', Ibnu Efendi yang juga termasuk dari 7.810 Kepala Desa Se Jawa Tengah kompak berpartisipasi.
Baca Juga: Begini Strategi Pembangunan Provinsi Jawa Tengah Selama Lima Tahun ke Depan
Waktu itu juga, ia dianugerahi oleh Gubernur Jateng berupa anggaran senilai Rp 200 juta yang diperuntukkan bagi pengaspalan jalan usaha tani Dukuh Sinusa, Desa Rembul.
"Alhamdulillah, realisasi sesuai usulan bantuan keuangan kepada Pemerintah Desa untuk peningkatan sarana prasarana perdesaan dari APBD Jateng TA 2025," papar Ibnu Efendi.
Lebih lanjut, selain Desa Rembul, Gubernur Jateng juga memberikan bantuan kepada 28 desa anti korupsi dengan nilai rata-rata sebesar Rp 200 juta, tujuannya buat pembangunan infrastruktur desa.
Baca Juga: Berkat Sistem Merit, Pengelolaan Kepegawaian di Jateng Menuai Hasil Positif
Sementara itu, Ahmad Luthfi dalam sambutannya turut berpesan agar kepala desa memanfaatkan kegiatan dengan seksama, termasuk menanyakan regulasi penggunaan anggaran tersebut.
"Apa ana daginge atau balunge, takokno mumpung ada bapak-bapak," pesan Gubernur.
Secara prinsip, orang nomor satu di Provinsi Jawa Tengah ini dengan tegas mengatakan, tidak akan meninggalkan kades dalam pengelolaan keuangan desa, sehingga mereka tidak merasa ditinggal.
Baca Juga: Ayah dan Anak Tenggelam Saat Mencari Ikan di Waduk Kedungombo, 1 MD 1 Masih Hilang
"Barulah APH (aparat penegak hukum) kita dari kepolisian, BPKP, Inspektorat, akan kawal bapak-bapak (kades) agar Rp1,2 triliun di tahun 2025, sampai dengan aman," pungkasnya.
Sebagai informasi, acara ini turut dihadiri Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Fitroh Rohcahyanto, Dirkrimsus Polda Jateng Kombes Pol Arif Budiman, Kepala Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Jateng Tri Handoyo, serta Jaksa Fungsional Kejati Jateng Sugeng.
Artikel Terkait
Gubernur Ahmad Luthfi Gandeng Lemhanas Analisis Indeks Ketahanan Wilayah dan Gelar Retret OPD
Atasi Darurat Sampah, Gubernur Ahmad Luthfi Bentuk Tim Khusus Siap Roadmap Penanggungan
Luncurkan Kecamatan Berdaya, Gubernur Ahmad Luthfi Jadikan Kecamatan Pusat Ekonomi dan Kreativitas
Borobudur Marathon 2025 Tarik Banyak Elite Runners, Gubernur Ahmad Luthfi: Berdampak Luar Biasa, Kita Dukung Penuh
Gubernur Ahmad Luthfi: Usulan Taman Nasional Gunung Slamet Sudah di Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan