Ayah dan Anak Tenggelam Saat Mencari Ikan di Waduk Kedungombo, 1 MD 1 Masih Hilang

photo author
Marko Komar, Pantura Network
- Selasa, 29 April 2025 | 15:16 WIB
Sejumlah anggota BPBD, petugas serta relawan mencari nelayan yang hilang, Selasa (29/4/25). (Istimewa for Pantura Network)
Sejumlah anggota BPBD, petugas serta relawan mencari nelayan yang hilang, Selasa (29/4/25). (Istimewa for Pantura Network)

PANTURA NETWORK -- Perairan Waduk Kedungombo, Kabupaten Sragen memakan korban. Di sana, ayah dan anak dilaporkan tenggelam sewaktu mencari ikan, Selasa (29/4/25) pagi.

Salah satu petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sragen menyampaikan, ayah dan anak yang tenggelam yaitu warga Dukuh Gunungsono, Desa Gilirejo Lama, Kecamatan Miri.

Ia menjelaskan kronologi insiden tragis menimpa Amin Lagimin (55) dan putranya, Fida Amri Friudin (25) di pagi hari bersiap untuk berangkat menjalani rutinitas menangkap ikan di Waduk Kedungombo.

Baca Juga: Batik Kasual Warna Alam, Dinkop UKM Jateng : Strategi Baru Sambut Pasar Wisata Lokal dan Internasional

"Keduanya dikenal berpengalaman dan sering beroperasi di wilayah itu. Namun pada hari nahas tersebut, mereka tidak kembali ke daratan dan memicu kekhawatiran keluarga dan kawan," papar dia.

Tidak lama, BPBD menerima laporan orang hilang dari warga sekitar, gerak cepat tim gabungan segera dibentuk. Pencarian melibatkan relawan BPBD Sragen, Bencana Gemolong, dan Tim Relawan UNS, didukung oleh warga sekitar yang tergerak untuk membantu.

Sejumlah anggota BPBD, polisi, relawan dan warga berkumpul mencari nelayan yang hilang, Selasa (29/4/25).
Sejumlah anggota BPBD, polisi, relawan dan warga berkumpul mencari nelayan yang hilang, Selasa (29/4/25). (Istimewa for Pantura Network)

"Kami memulai pencarian sejak pagi, bekerja sama dengan tim dari universitas dan komunitas lokal untuk menyisir area waduk," lanjut salah satu petugas BPBD Sragen.

Baca Juga: Pertamina Patra Niaga Hadirkan Rumah Sehat di Tanjung Emas Semarang

Hingga pada pukul 09.30 WIB, pencarian membuahkan hasil dengan ditemukannya Fida Amri Friudin. Jenazahnya diidentifikasi oleh tim gabungan yang bekerja dengan cepat dan hati-hati.

"Korban ditemukan sekitar jam 9.30 pagi, di area yang telah dipetakan," tambah petugas tersebut.

Namun, hingga saat ini, keberadaan Amin Lagimin belum diketahui. Upaya pencarian masih intensif dilakukan oleh tim gabungan yang mencakup Basarnas, UNS, MTA, serta BPBD Sragen. Mereka bekerja siang dan malam dengan harapan dapat menemukan Amin secepatnya. 

Baca Juga: Tepis Stigma Negatif Ayam Laga, PAPAJI Sragen : Kompetisi Sebagai Ajang Rekatkan Persaudaraan

Terakhir, pihaknya mengimbau agar masyarakat waspada dan senantiasa mengutamakan keselamatan. "Waduk juga berpotensi bahaya, maka saya harap masyarakat selalu waspada dan memprioritaskan keselamatan dalam setiap kegiatan di air," pungkasnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Marko Komar

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X