“Besok sudah mulai dilaksanakan operasi modifikasi cuaca di Pekalongan. Satu-dua hari sampai seminggu ke depan agar tidak terjadi cuaca ekstrem, sehingga pencarian tidak terganggu,” jelasnya.
Baca Juga: Pj Bupati Jepara : Transparansi dan Akuntabilitas Kunci Sukses Pengelolaan APBDes
Menurut Suharyanto, salah satu kendala pencarian korban hilang adalah faktor cuaca. Dalam dua hari terakhir terjadi hujan di tengah-tengah pencarian. Selain itu juga beberapa alat berat yang belum bisa masuk, karena akses tertutup.
Berdasarkan rapat koordinasi, pencarian korban hilang akan terus dilakukan sampai ketemu. Berdasarkan Standart Operational Procedure (SOP), waktu pencariannya memang 7×24 jam, namun telah disepakati akan ada penambahan waktu, sesuai permintaan ahli waris atau keluarga korban yang berharap keluarganya ditemukan.
Sementara itu, untuk kebutuhan dasar masyarakat yang mengungsi, akan dipenuhi selama masa tanggal darurat. Bupati Pekalongan telah menetapkan masa tanggap darurat bencana selama dua minggu.***
Artikel Terkait
Tingkatkan Kompetensi, Guru SMA Negeri 1 Donorojo Dapat Pelatihan Kepenulisan Karya Ilmiah
Pj Bupati Jepara : Transparansi dan Akuntabilitas Kunci Sukses Pengelolaan APBDes
Immoderma Skin Clinic Buka Cabang ke-6 di Semarang Barat
Diresmikan, Taman Mangkubumi Digadang Jadi “Night Market” Sragen
Pemkab Pekalongan Tetapkan Status Tanggap Darurat Bencana Selama 14 Hari