Andang Bersama Komisi D DPRD Jawa Tengah Tinjau Peningkatan Jalan Lasem-Sale, Apresiasi Kinerja Pemkab Rembang

photo author
Marko Komar, Pantura Network
- Senin, 20 Januari 2025 | 15:48 WIB
Anggota Komisi D DPRD Jawa Tengah Andang Wahyu Triyanto (kanan) dan Bupati Rembang Abdul Hafidz (tengah) sedang rapat, beberapa waktu yang lalu  (Istimewa for Pantura Network)
Anggota Komisi D DPRD Jawa Tengah Andang Wahyu Triyanto (kanan) dan Bupati Rembang Abdul Hafidz (tengah) sedang rapat, beberapa waktu yang lalu (Istimewa for Pantura Network)

PANTURA NETWORK -- Komisi D Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jawa Tengah meninjau pelaksanaan peningkatan jalan di sepanjang jalur Lasem-Sale yang dikelola oleh Badan Pengelolaan Jalan (BPJ) wilayah Pati.

Berdasarkan hasil monitoring anggota Komisi D, Andang Wahyu Triyanto menunjukkan bahwa kondisi jalan sepanjang 31,4 kilometer ini umumnya sudah dalam kondisi baik dengan tingkat kerusakan yang minimal.

Berangkat dari hal itu, ia memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Rembang atas kinerja mereka. Dengan Dana Alokasi Khusus (DAK) sebesar Rp 16 miliar pada tahun 2023, jalan tersebut kini mencapai kondisi 96% mantap.

Baca Juga: Pemkab Jepara Beri Penghargaan Lestari Moerdijat atas Support Jadikan Ratu Kalinyamat Sebagai Pahlawan Nasional

"Masyarakat Rembang telah mampu menjaga dan memelihara jalan dengan baik. Hanya tersisa 1,1 kilometer yang belum mantap. Saya berharap ke depannya jalan ini akan semakin baik," papar politikus PDIP tersebut, Senin (13/1/25).

Sementara itu, Nurul Furqon, anggota Komisi D lainnya, menekankan pentingnya program perbaikan jalan yang harus menjadi perhatian utama.

Ia berharap dengan adanya perbaikan ini, roda perekonomian dapat semakin bertumbuh mengingat jalan tersebut adalah perbatasan antarprovinsi.

Baca Juga: Rayakan Imlek, Queen City Mall Semarang Hadirkan Berbagai Pertunjukan Spesial

"Perbaikan jalan merupakan program prioritas, dan sinergi antara Bupati dan DPRD sangat diperlukan," terang Nurul Furqon dengan singkat.

Lebih lanjut, Kepala BPJ wilayah Pati, Api D Prasetiyaji, menjelaskan bahwa dari total panjang jalan, hanya sekitar 3% atau 1,1 kilometer yang belum mantap, dengan perincian 1 kilometer mengalami kerusakan sedang dan 100 meter kerusakan berat.

"Saat melintasi jalan ini, terasa bergeronjal akibat banyaknya jalan berlubang, yang menurut penilaian kami termasuk kerusakan berat," tambah Api D Prasetiyaji.

Baca Juga: Mantan Bupati Jepara Diperiksa KPK, Ada Apa?

Sementara itu, Bupati Rembang, Abdul Hafidz, menyatakan bahwa kondisi jalan Sale-Lasem saat ini merupakan hasil perjuangan Pemerintah Kabupaten Rembang dalam mengusulkan perbaikan ke tingkat provinsi.

Alasannya jalan yang berbatasan dengan Provinsi Jawa Timur ini dianggap sebagai salah satu prioritas.

"Butuh waktu 10 tahun untuk memperbaiki jalan ini. Kami terus menyampaikan kepada Bapak Gubernur Jawa Tengah untuk memprioritaskan jalan ini, sesuai janji bahwa perbatasan adalah prioritas," pungkas Abdul Hafidz.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Marko Komar

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X