Jepara — Dalam rangka memperingati Hari Pahlawan, PLN Unit Induk Pembangkitan (UIK) Tanjung Jati B menegaskan komitmennya terhadap kelestarian lingkungan melalui berbagai inovasi dan kolaborasi strategis dalam pengelolaan limbah serta pemanfaatan energi yang lebih bersih dan berkelanjutan.
Upaya ini menjadi bagian penting dari kontribusi PLN UIK Tanjung Jati B dalam menjaga kelestarian lingkungan dan mendukung terciptanya masa depan energi yang lebih hijau.
General Manager PLN UIK Tanjung Jati B, Dony Ocniza, menekankan pentingnya keseriusan perusahaan dalam menerapkan sistem pengendalian emisi yang sesuai dengan regulasi lingkungan yang ketat.
"Kami menerapkan instalasi pengolahan limbah cair, teknologi Electrostatic Precipitator (ESP) untuk mengendalikan emisi debu, serta Flue Gas Desulphurization (FGD) untuk menurunkan kadar SO₂ dari hasil pembakaran batu bara. Ini adalah bagian dari komitmen kami untuk memastikan bahwa operasional pembangkit ramah terhadap lingkungan dan mengikuti standar terbaik," ujar Dony, Senin (11/11/2024).
Sebagai bagian dari inovasi, PLN UIK Tanjung Jati B juga menerapkan berbagai langkah inovatif dalam pengelolaan limbah B3 dan non-B3, termasuk melalui program daur ulang Fly Ash & Bottom Ash (FABA). Melalui kerja sama dengan industri semen dan pabrik beton pracetak, limbah FABA ini diolah menjadi material yang dapat digunakan kembali, sehingga memberikan nilai tambah dan mengurangi dampak lingkungan.
Inovasi-inovasi ini telah memperoleh paten sederhana dari Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual Kementerian Hukum dan HAM RI, menegaskan peran PLN UIK Tanjung Jati B dalam menghasilkan solusi berkelanjutan di bidang energi.
Di sisi lain, perusahaan juga menjalankan sejumlah program konservasi dan rehabilitasi lingkungan di sekitar wilayah operasional pembangkit, termasuk menjaga kualitas udara yang dipantau secara berkala agar tetap berada di bawah ambang batas yang diperbolehkan oleh Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan No. 15 Tahun 2019. Hal ini merupakan bagian dari upaya PLN UIK Tanjung Jati B dalam menjaga kondisi lingkungan yang sehat bagi masyarakat sekitar.
Keseriusan ini telah dibuktikan dengan pencapaian PLN UIK Tanjung Jati B yang selama lima tahun berturut-turut memperoleh penghargaan PROPER Emas dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, sebuah pengakuan yang mencerminkan penerapan standar beyond compliance di unit pembangkit ini.
Baca Juga: Haul Gus Dur ke-15: Kolaborasi Budaya dan Spiritualitas di Yogyakarta
"Melalui penghargaan ini, kami semakin termotivasi untuk tidak hanya sekadar memenuhi regulasi, tetapi juga terus berinovasi dan berkontribusi dalam menciptakan energi yang lebih ramah lingkungan," tambah Dony.
Tantangan di masa mendatang, seperti perubahan standar lingkungan yang lebih ketat dan biaya operasional yang meningkat, mendorong PLN UIK Tanjung Jati B untuk terus memperkuat kolaborasi dengan stakeholder, termasuk pemerintah, industri, dan masyarakat sekitar.
"Kami berharap sinergi dengan para stakeholder dapat terus berjalan dengan baik demi mendukung visi kami mewujudkan Green Coal Fired Power Plant di Tanjung Jati B. Ini adalah langkah menuju masa depan yang berkelanjutan dan lebih hijau," lanjut Dony.
Melalui peringatan Hari Pahlawan, PLN UIK Tanjung Jati B ingin mengajak seluruh elemen bangsa untuk bersama-sama menjaga lingkungan dan mendukung energi yang berkelanjutan. Dengan beragam inovasi dan kolaborasi, PLN UIK Tanjung Jati B berkomitmen untuk menjadi teladan dalam sektor energi nasional dalam menjalankan operasional yang peduli lingkungan, sejalan dengan semangat juang yang diwariskan oleh para pahlawan bangsa.***
Artikel Terkait
Simposium Best 2024: Menggugah Wacana Kebebasan Beragama Bersama Tokoh Perempuan Inspiratif Indonesia
Haul Gus Dur ke-15: Kolaborasi Budaya dan Spiritualitas di Yogyakarta
Dorong Sinergi dan Semangat Nasionalisme Jelang Peringatan Hari Pahlawan, PLN UIK Tanjung Jati B Implementasikan Lewat Media Gathering
Semangat Jelang Hari Pahlawan, YBM PLN UIK Tanjung Jati B Salurkan Bantuan Sosial bagi Guru Ngaji dan Jompo Dhuafa di Jepara
DPRD Jawa Tengah Gandeng Media Tradisional untuk Edukasi Pencegahan Stunting di Semarang