daerah

Santri Desa Nelayan Kedungmalang Jepara Tembus Perguruan Tinggi Timur Tengah, Belasan Raih Beasiswa Luar Negeri

Kamis, 13 Agustus 2026 | 20:00 WIB
Sejumlah santri Al-Buruj Jepara, belum lama ini. (Istimewa for Pantura Network)

Baca Juga: Pemprov Jateng Hadir di Wisuda Tahfidh, Santri Terima Apresiasi

Pengalaman belajar di Sudan turut menjadi inspirasi bagi generasi muda Kedungmalang untuk tidak ragu mengejar pendidikan di negara-negara Arab. Jejak tersebut kemudian diteruskan melalui pembinaan santri di Al-Buruj.

Namun, bagi Abdul Baits, keberhasilan menembus perguruan tinggi luar negeri bukanlah garis akhir. Pendidikan, kata dia, harus menghasilkan manusia yang memiliki karakter dan memberi manfaat bagi masyarakat.

"Ketika pulang nanti, jangan hanya menonjolkan gelar sarjananya. Yang harus lebih menonjol adalah akhlaknya, pengabdiannya, dan kemanfaatannya yang dapat dirasakan oleh umat," pesan Abdul Baits.

Baca Juga: Pemprov Jateng Masih Buka Beasiswa Santri, Ratusan Pendaftar Sudah Masuk

Pesan tersebut menjadi penanda bahwa keberhasilan para santri Kedungmalang tidak semata diukur dari nama universitas atau gelar akademik yang diperoleh.

Dari desa pesisir yang akrab dengan kehidupan nelayan, generasi mudanya kini mulai memperluas perjalanan hingga ke kampus-kampus luar negeri. Gelombang yang selama ini menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Kedungmalang seolah menjadi metafora bagi keberanian mereka menghadapi tantangan pendidikan.

Kedungmalang pun menunjukkan bahwa desa bukan batas bagi cita-cita. Dengan pendidikan, dukungan keluarga, lingkungan pesantren, dan keberanian mengambil kesempatan, anak-anak dari kampung nelayan pun bisa menembus dunia - dan kelak kembali membawa ilmu untuk mengabdi.

Halaman:

Tags

Terkini

Mahasiswa 14 Negara Belajar Langsung Ukir Jepara

Kamis, 20 Agustus 2026 | 19:06 WIB

Kirab Budaya Gerakkan Dagangan Pedagang Kecil

Rabu, 19 Agustus 2026 | 18:29 WIB