Santri Desa Nelayan Kedungmalang Jepara Tembus Perguruan Tinggi Timur Tengah, Belasan Raih Beasiswa Luar Negeri

photo author
Marko Komar, Pantura Network
- Kamis, 13 Agustus 2026 | 20:00 WIB
Sejumlah santri Al-Buruj Jepara, belum lama ini. (Istimewa for Pantura Network)
Sejumlah santri Al-Buruj Jepara, belum lama ini. (Istimewa for Pantura Network)

PANTURA NETWORK -- Desa Kedungmalang, Kecamatan Kedung, Kabupaten Jepara, kembali menunjukkan bahwa keterbatasan latar belakang ekonomi bukan penghalang untuk menembus pendidikan tinggi dunia. Dari desa yang banyak dihuni keluarga nelayan itu, belasan santri berhasil melanjutkan studi ke perguruan tinggi luar negeri dengan beasiswa.

Sebagian besar mereka merupakan santri Pondok Pesantren Modern Al-Buruj, Ngabul, Kecamatan Tahunan, Jepara. Negara-negara Timur Tengah menjadi salah satu tujuan pendidikan yang banyak dipilih para lulusan pesantren tersebut.

Capaian itu sekaligus memperlihatkan tumbuhnya tradisi pendidikan di kalangan generasi muda Kedungmalang. Mereka tidak hanya melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi dalam negeri, tetapi juga berani mengambil peluang untuk belajar hingga ke luar negeri.

Baca Juga: Santri Al-Buruj Jepara Berangkat ke Arab Saudi, Raih Beasiswa Penuh di PNU

Selama satu tahun terakhir, setidaknya dua putra-putri Kedungmalang kembali mencatatkan prestasi melalui beasiswa penuh. Pada Oktober 2025, Arif Saifuddin berhasil mendapatkan beasiswa untuk menempuh pendidikan magister di Libya.

Setahun berselang, giliran Ardina May Cahyani yang memperoleh beasiswa penuh untuk melanjutkan pendidikan di Princess Nourah bint Abdulrahman University (PNU), Riyadh, Arab Saudi. Universitas tersebut dikenal sebagai salah satu perguruan tinggi khusus perempuan terbesar di dunia.

Ardina bahkan menjadi salah satu santri yang mewakili Jawa dalam program pendidikan tersebut. Keberangkatannya mendapat perhatian masyarakat Kedungmalang karena kembali menambah daftar warga desa itu yang berhasil memperoleh kesempatan belajar di mancanegara.

Baca Juga: Pesantren Obah Buka Jalan Santri Jateng Kuliah ke Cina dan Mesir

Petinggi Desa Kedungmalang, Mustafiyatun, mengaku bangga melihat capaian generasi muda dari wilayahnya. Menurut dia, kondisi masyarakat yang banyak menggantungkan hidup sebagai nelayan justru membentuk karakter anak-anak Kedung yang terbiasa menghadapi tantangan.

"Orang Kedung terbiasa merantau atau sadoh dan terbiasa menghadapi gelombang. Karena itu, kami tidak mudah menyerah sebelum berhasil mencapai tujuan. Saya ikut bangga dan senang atas prestasi para warga kami yang telah membawa nama harum Jepara dan Jawa Tengah," ungkap Mustafiyatun saat menghadiri pelepasan Ardina di Al-Buruj.

Ia juga mengapresiasi peran Pondok Pesantren Modern Al-Buruj yang selama ini ikut menyiapkan generasi muda Kedungmalang untuk melanjutkan pendidikan ke luar negeri.

Baca Juga: Santri Humanis dan Mandiri, Ponpes Nailul Muna Jepara Gelar Akhirussanah dengan Sentuhan Toleransi dan Kewirausahaan

Menurut Mustafiyatun, keberhasilan para santri tersebut tidak hanya menjadi prestasi pribadi. Pencapaian itu turut membuka perspektif baru bagi masyarakat desa bahwa anak-anak dari keluarga nelayan pun memiliki kesempatan yang sama untuk meraih pendidikan hingga ke tingkat internasional.

Peran Al-Buruj menjadi salah satu faktor penting di balik lahirnya kader-kader muda Kedungmalang yang mampu melanjutkan studi ke Timur Tengah. Pesantren tersebut memberikan perhatian terhadap penguasaan Bahasa Arab sekaligus mempersiapkan santri untuk menghadapi seleksi dan pendidikan di perguruan tinggi luar negeri.

Pengasuh sekaligus pendiri Pondok Pesantren Modern Al-Buruj, Dr. Abdul Baits Muchtar, memiliki kedekatan tersendiri dengan Kedungmalang. Ia merupakan putra asli desa tersebut dan pernah menempuh pendidikan di International University of Africa, Khartoum, Sudan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Marko Komar

Sumber: Arab, Beasiswa, Jepara

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Mahasiswa 14 Negara Belajar Langsung Ukir Jepara

Kamis, 20 Agustus 2026 | 19:06 WIB

Kirab Budaya Gerakkan Dagangan Pedagang Kecil

Rabu, 19 Agustus 2026 | 18:29 WIB
X