Dari Grogi hingga Percaya Diri, Pengunjung Coba Serunya Siaran di Jateng Radio

photo author
Muh Akhsan, Pantura Network
- Jumat, 21 Agustus 2026 | 20:36 WIB
Dari Grogi hingga Percaya Diri, Pengunjung Coba Serunya Siaran di Jateng Radio
Dari Grogi hingga Percaya Diri, Pengunjung Coba Serunya Siaran di Jateng Radio

 

SEMARANG - Duduk di depan mikrofon dan berbincang langsung dengan penyiar, menjadi pengalaman baru bagi Muhammad Alfian. Siswa SMK Negeri 7 Semarang itu mengaku sempat deg-degan dan grogi, saat kali pertama mencoba siaran di stan Jateng Radio Dinas Komunikasi Informatika dan Digital Provinsi Jawa Tengah.

Kekhawatiran salah bicara sempat muncul sebelum siaran dimulai. Namun, setelah berbincang beberapa menit, rasa gugup perlahan mencair. Pengalaman yang awalnya membuat tegang, justru meninggalkan kesan menyenangkan bagi Alfian.

"Deg-degan, kaget, dan takut juga awalnya. Ini soalnya pertama kali diwawancarai, nanti takut kalau belibet ngomongnya atau ada kendala apa gitu. Tapi alhamdulillah lancar dan bisa selesai wawancaranya," kata dia, seusai dari stan Jateng Radio, Jumat (21/8/2026).

Sekitar lima menit, Alfian bersama temannya, Bilya Saif, berbincang dengan penyiar Jateng Radio. Keduanya membahas kegiatan sekolah, dan suasana Pameran UMKM dalam rangka Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Tengah yang berlangsung di halaman Kantor Gubernur Jawa Tengah.

Alfian sebenarnya datang ke lokasi pameran dalam rangka menjalankan tugas dari guru sejarah, untuk menggali informasi mengenai keunikan UMKM di stan Kabupaten Sragen. Namun, kesempatan mencoba siaran membuat kunjungannya menjadi pengalaman yang berbeda.

Bagi Alfian, berbicara langsung di depan mikrofon bukan hanya menyenangkan, tetapi juga menjadi latihan untuk meningkatkan keberanian berbicara di depan umum.

"Kesannya menyenangkan juga bisa siaran, diwawancarai sama radio tadi. Bisa latihan bicara juga," ucap siswa kelas X asal Semarang tersebut.

Pengalaman serupa juga dirasakan mahasiswa Universitas Negeri Semarang, Razan Hanum. Dia mengaku sempat merasa canggung ketika kali pertama duduk di depan mikrofon, dan mendapat pertanyaan dari penyiar.

Namun, suasana siaran yang santai membuat rasa gugupnya perlahan berkurang. Bagi dia, kesempatan ini menjadi pengalaman baru yang menyenangkan, karena bisa mencoba aktivitas yang sebelumnya belum pernah dilakukan, sekaligus melatih kepercayaan diri saat berbicara.

Pegawai di Pemprov Jawa Tengah, Dhania Prinitha, juga tidak mau melewatkan momen serupa. Baginya, mencoba siaran radio menjadi pengalaman berbeda di tengah aktivitas mengunjungi pameran.

"Pengalamannya tadi senang ya, karena kita di sini selain jalan-jalan dan jajan UMKM, juga bisa nyoba siaran, ini hal baru sih," ungkap warga Ngaliyan Kota Semarang tersebut.

Lebih lanjut, Dhania berharap momentum Hari Jadi ke-81 Jawa Tengah, di bawah kepemimpinan Gubernur Ahmad Luthfi dan Wakil Gubernur Taj Yasin, membawa kondisi yang semakin baik bagi masyarakat.

"Harapannya Jawa Tengah semakin damai dan kondusif. Semoga pembangunan juga bisa berjalan dengan baik, sehingga masyarakat Jawa Tengah semakin sejahtera," kata dia.

Sementara itu, penyiar Jateng Radio, Aura Sita, mengatakan, antusiasme pengunjung cukup tinggi. Sejak dibuka pada Kamis (20/8/2026), lebih dari 50 orang telah mencoba siaran di stan Jateng Radio.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Muh Akhsan

Rekomendasi

Terkini

Mahasiswa 14 Negara Belajar Langsung Ukir Jepara

Kamis, 20 Agustus 2026 | 19:06 WIB

Kirab Budaya Gerakkan Dagangan Pedagang Kecil

Rabu, 19 Agustus 2026 | 18:29 WIB
X