daerah

Ziarah Leluhur Awali HUT ke-477 Jepara, Bupati Witiarso Tekankan Nilai Sejarah dan Persatuan

Jumat, 10 April 2026 | 15:55 WIB
Bupati Jepara, Witiarso Utomo saat melaksanakan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-477 Kabupaten Jepara yang diawali dengan tradisi ziarah makam leluhur, Rabu (8/4/2026). (Istimewa for Pantura Network)

PANTURA NETWORK -- Nuansa khidmat mengiringi pembukaan rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-477 Kabupaten Jepara yang diawali dengan tradisi ziarah makam leluhur, Rabu (8/4/2026). Kegiatan ini menjadi penanda dimulainya agenda tahunan yang sarat nilai sejarah dan spiritualitas.

Ziarah dipimpin langsung oleh Bupati Jepara Witiarso Utomo bersama Wakil Bupati Muhammad Ibnu Hajar serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). Rombongan memulai perjalanan dari Makam Mbah Panggang, kemudian melanjutkan ke sejumlah tokoh penting dalam sejarah Jepara.

Beberapa lokasi yang dikunjungi antara lain Makam Mbah Jenggala, Pangeran Sarif, Tjitrosomo II, Ratu Kalinyamat dan Sultan Hadlirin, Tjitrosomo Sendang, Yik Nde, hingga Adipati Tumenggung Cendhol. Rangkaian ziarah ditutup di Pesarean Sedo Mukti, Kudus.

Baca Juga: Sidak RSUD Kartini, Ketua DPRD Jepara Sempatkan Bantu Bayi Penderita Kelainan Jantung dari Karimunjawa

Di setiap titik, rombongan memanjatkan doa dan melakukan tabur bunga sebagai bentuk penghormatan kepada para leluhur yang telah berjasa membangun fondasi Jepara. Tradisi ini tidak hanya menjadi agenda seremonial, tetapi juga sarana refleksi terhadap nilai-nilai perjuangan yang diwariskan.

Bupati Witiarso Utomo menegaskan bahwa ziarah makam leluhur memiliki makna mendalam bagi masyarakat Jepara. Menurutnya, kegiatan ini menjadi pengingat akan jasa para pendahulu sekaligus inspirasi dalam melanjutkan pembangunan daerah.

"Ziarah ini bukan hanya tradisi, tetapi momentum untuk mengingat jasa para pendahulu. Dari mereka kita belajar tentang perjuangan, keberanian, dan kebijaksanaan dalam membangun daerah," papar Witiarso.

Baca Juga: FORKI Jepara Bidik Juara Umum di Kejurprov Jateng 2026, 27 Atlet Resmi Dilepas Ketua DPRD

Ia menambahkan, nilai-nilai sejarah yang diwariskan para leluhur harus menjadi pijakan dalam setiap langkah pembangunan. Tidak hanya berorientasi pada kemajuan fisik, pembangunan Jepara juga diharapkan mampu memperkuat karakter dan budaya masyarakat.

Momentum HUT ke-477 ini, lanjutnya, menjadi kesempatan untuk mempererat kebersamaan sekaligus meneguhkan identitas daerah. Semangat persatuan dinilai penting untuk menjaga keberlanjutan pembangunan di tengah dinamika zaman.

"Dengan mengenang leluhur, kita diingatkan untuk menjaga persatuan dan terus bekerja demi kemajuan Jepara," pungkasnya.

Baca Juga: Maknai Hari Ibu, Ning Nawal Ingatkan Sejarah Perjuangan Perempuan Indonesia

Sebagai informasi, ziarah makam leluhur ini menjadi pembuka dari rangkaian kegiatan peringatan HUT Jepara ke-477 yang akan diisi dengan berbagai agenda budaya, sosial, hingga program pembangunan.

Lebih dari sekadar perayaan, momentum ini diharapkan mampu memperkuat jati diri Jepara sebagai daerah yang kaya sejarah, budaya, dan semangat gotong royong.

Tags

Terkini