daerah

Festival Tongtek Jepara 2026 Sedot Ribuan Penonton, Tradisi Sahur Disulap Jadi Panggung Kreativitas Anak Muda

Sabtu, 14 Maret 2026 | 01:13 WIB
Salah satu peserta Festival Tongtek Piala Bergilir Bupati Jepara, Jumat (13/3/2026). (Istimewa for Pantura Network)

PANTURA NETWORK -- Ribuan warga memadati kawasan Alun-alun 1 Jepara pada Jumat (13/3/2026) malam untuk menyaksikan kemeriahan Festival Tongtek Piala Bergilir Bupati Jepara 2026. Ajang yang untuk pertama kalinya dikelola langsung oleh Pemerintah Kabupaten Jepara itu menjadi magnet hiburan sekaligus ruang ekspresi budaya lokal di tengah suasana Ramadan.

Sorak sorai penonton terdengar sepanjang rute festival saat 25 kelompok tongtek menampilkan kreativitas mereka melalui irama musik tradisional yang khas. Atraksi musik yang biasanya hanya terdengar saat warga membangunkan sahur itu kini tampil lebih meriah dalam sebuah panggung festival budaya.

Sejumlah pejabat daerah turut hadir dan berbaur bersama masyarakat, di antaranya Bupati Jepara Witiarso Utomo, Wakil Bupati Muhammad Ibnu Hajar, Ketua DPRD Agus Sutisna, serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Jepara.

Baca Juga: Pemkab Jepara Resmi Buka Festival Ramadhan 1447 H di Alun-Alun I, Dorong UMKM Naik Kelas

Festival tongtek tahun ini mengambil rute dari Alun-alun 1 Jepara menuju Jalan Kartini, Jalan Pemuda, Jalan M.H. Thamrin, Jalan Brigjen Katamso, lalu kembali finis di Alun-alun 1 Jepara.

Dalam sambutan Bupati Jepara yang dibacakan Wakil Bupati Muhammad Ibnu Hajar, festival tersebut disebut sebagai momentum kebersamaan masyarakat di bulan suci Ramadan sekaligus upaya menjaga tradisi yang telah lama hidup di tengah warga Jepara.

"Melalui festival ini kita dapat berkumpul dalam suasana penuh keberkahan Ramadan sekaligus merayakan tradisi tongtek yang sejak dahulu menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Jepara," papar Ibnu Hajar.

Baca Juga: Taj Yasin: Majelis Taklim Perkuat Tradisi Ilmu dan Kerukunan

Ia menambahkan, tongtek memiliki nilai kultural yang kuat karena sejak lama digunakan warga untuk membangunkan sahur pada sepertiga malam selama Ramadan.

Menurutnya, penyelenggaraan festival ini juga menjadi langkah pemerintah daerah dalam menata tradisi tersebut agar tetap berlangsung secara tertib dan positif.

"Festival ini kami harapkan menjadi agenda rutin setiap tahun agar tradisi tongtek terus berkembang sekaligus memberi ruang kreativitas bagi generasi muda," tambahnya.

Baca Juga: Jelang Lebaran, PKK Jepara Sambangi Rumah Warga dan Salurkan Bantuan Logistik di Empat Desa

Ibnu Hajar juga mengingatkan seluruh peserta agar menjadikan festival ini sebagai ajang positif untuk memperkuat nilai religius dan kearifan lokal masyarakat Jepara.

Ia menekankan bahwa kemenangan bukan tujuan utama dalam festival tersebut, melainkan kebersamaan dan hiburan bagi masyarakat selama Ramadan.

"Menang atau kalah itu biasa. Yang terpenting adalah menghibur masyarakat dan menampilkan kreativitas terbaik," katanya.

Baca Juga: Bus Pintar Keliling Diluncurkan di Solo, Nawal Yasin Dorong Budaya Gemar Membaca

Halaman:

Tags

Terkini